Cetak Generasi Penerus Seni Barong Buntut, Ida Cokorda Mengwi XIII Apresiasi Kolaborasi Dispar Badung

BADUNG, MataDewata.com | Pelaksanaan Taman Ayun Barong Festival Regeneration dan Superstar Tahun 2026 tidak sekadar menjadi daya tarik pariwisata unggulan Kabupaten Badung, namun juga memikul misi besar dalam pelestarian dua warisan budaya dunia secara serentak.

Pura Taman Ayun dan kesenian Barong yang keduanya telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO, kini dikolaborasikan secara apik dalam sebuah wadah apresiasi seni yang digagas bersama oleh Penglingsir Puri Mengwi dan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung, 6-7 November 2026.

Baca juga :  Selamat Tinggal Kilometer Konvensional, PLN Bakal Pasang 555.970 Smart Meter Gratis di Bali

Penglingsir Puri Mengwi, Ida Cokorda Mengwi XIII, menegaskan bahwa festival ini merupakan komitmen kuat masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian tradisi leluhur.

“Pelaksanaan Taman Ayun Barong Festival ini tidak lain adalah untuk melestarikan budaya kita. Karena Barong itu sudah masuk di dalam warisan budaya dunia, dan Taman Ayun sendiri juga masuk. Jadi dua warisan budaya dunia itu menjadi satu berkolaborasi sekarang untuk menunjukkan bagaimana tekad kita,” terang Ida Cokorda Mengwi XIII.

Baca juga :  DWP Buleleng Ajak Anak TK Tanam dan Panen Sayur, Lanjut Bagikan Bibit Cabai

Guna menjamin kelangsungan seni tradisi tersebut, festival tahun ini menghadirkan dua kategori lomba yang spesifik, yakni Regeneration dan Superstar. Kategori Regeneration secara khusus mewadahi anak-anak tingkat SD dan SMP, mulai dari penari Barong Buntut hingga penabuh kendang, agar warisan adiluhung tersebut memiliki estafet generasi penerus yang solid.

Di sisi lain, kategori Superstar menjadi ajang unjuk gigi bagi seniman berprestasi yang minimal telah meraih tiga kali gelar juara. Pada kategori bergengsi ini, penari Barong dan penabuh kendang dipertemukan secara acak atau tarung bebas di atas panggung.

Baca juga :  ITDC dan BRI Dorong Pariwisata Berkelanjutan melalui BRI Nusa Dua Eco Market 2026

“Masing-masing mencari nilai sendiri dan ini tingkat kesulitannya sangat tinggi. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pementasan Barong sesuai dengan pakem-pakem yang ada,” imbuh Penglingsir Puri Mengwi, Ida Cokorda Mengwi XIII. Ia juga berharap kehadiran para Konsul Jenderal negara sahabat dapat membantu mempromosikan rekam jejak pelestarian budaya Bali ini ke panggung internasional. Kb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button