Makna Sabdo Dadi Mengajarkan Pentingnya Menjaga Lisan

Konsep Kekuatan Ucapan dalam Budaya Jawa

DENPASAR, MataDewata.com | Tradisi dan falsafah masyarakat Jawa menerangkan Sabdo Dadi berasal dari dua kata, yaitu sabdo yang berarti sabda atau perkataan, serta dadi yang berarti jadi, terwujud, atau menjadi kenyataan.

Secara harfiah, mengacu pada ucapan atau perkataan seseorang yang memiliki kekuatan magis atau energi spiritual tinggi.

Sehingga apa yang diucapkannya sering kali menjadi kenyataan. Orang yang memiliki keistimewaan ini sering juga dihubungkan dengan sebutan idu geni atau ludah berapi, serta kerap dijuluki sebagai si pahit lidah.

Baca juga :  Bupati Apresiasi Semangat Krama Desa Adat Kuta Gelar Atma Wedana Massal

Terdapat beberapa poin penting mengenai konsep Sabdo Dadi dalam budaya Jawa. Karakteristik utamanya meliputi ucapan yang diyakini lebih mudah didengar oleh semesta dan terkabul, bertuah sekaligus berbahaya.

Karena kata-katanya memiliki bobot sehingga pemilik energi diimbau berhati-hati dalam berucap. Kaitannya dengan weton atau hari lahir tertentu dalam primbon Jawa yang membawa energi spiritual bawaan.

Baca juga :  Kinerja Pegadaian Kanwil VII Denpasar Tembus OSL Rp14,89 Triliun di September 2026

Terlepas dari kepercayaan mistis tersebut, secara filosofis konsep ini mengajarkan manusia tentang kekuatan sebuah kata untuk selalu menjaga lisan. Berpikir sebelum berbicara, serta memastikan apa yang diucapkan selaras dengan perbuatan demi mendatangkan kebaikan bagi sesama. Ds-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button