Dicky Ingin Vespa Hasil Perjuangannya Punya Kenangan dengan Gubernur Koster

DENPASAR, MataDewata.com | Tumpek Krulut momen berharga berbagi perhatian, cinta dan kasih sayang bersama krama Bali. Gubernur Bali Wayan Koster menjalankannya dengan tulus. Sabtu 3 Januari 2026, momen indah Koster berinteraksi langsung bersama krama Bali di Denpasar dan Badung. Ia mentraktir generasi muda di dua lokasi ngopi di Denpasar, Jenar Kopi Kaliasem dan Tan-Panama Kopi di veteran.

Kemudian, bagi warga di Badung, Koster traktir babi guling di Men Mancy Sangeh. Di sela antre kopi terlihat momen tak terduga. Seorang krama Bali asal Pemogan Denpasar bernama Dicky mengajak Koster berfoto bersama di sebuah motor vespa di parkiran Tan-panama kopi. Koster di sebelah kanan dan Dicky di sebelah kiri Vespa.

Baca juga :  Aliansi Bali Angunggah Shanti Menangkan Koster-Giri dan Adicipta

Dicky ingin punya kenangan foto atas apa yang telah diperjuangkan selama, bersama sosok Gubernur Koster. Ketika ditanya awak media, mengapa harus ada foto kenangan vespanya bersama Pak Koster? Dicky menjawab momen indah tak akan terulang dua kali. Ia tak ingin melewatkan kesempatan pertemuan dengan Koster. Jadi, harus diabadikan dalam sebuah framing digital.

“Motor vespa ini sering saya pakai kerja, dan saya beli dari jerih payah sendiri, mebangun sendiri, mumpung ada bapak Koster, saya sekalian minta foto bersama beliau di vespa saya,” katanya sembari menyampaikan terima kasih. Dicky mengatakan tak begitu mengenal Wayan Koster. Namun ia tahu bahwa Koster adalah sosok yang kini dipercaya sebagai Gubernur Bali.

Baca juga :  Gubernur Koster Suarakan Satu Desa Satu Advokat di Munas Peradi SAI 2025

Untuk diketahui, Perayaan Tumpek Krulut pada Sabtu 3 januari 2025, dimaknai sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa tresna asih (kasih sayang), mempererat hubungan antar sesama, serta memperkuat jati diri dan karakter masyarakat Bali. “Tumpek Krulut ini adalah hari kasih sayang menurut kearifan lokal Bali. Kita maknai dengan berbagi, membangun interaksi yang hangat, terutama dengan generasi muda, sekaligus mendukung UMKM lokal,” ujar Gubernur Koster.

Baca juga :  Gerak Cepat Wawali Arya Wibawa Tinjau Korban Bencana di Denpasar

Ia menegaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara niskala lan sekala. Secara niskala diawali dengan persembahyangan yang dipusatkan di Pura Candi Narmada, sementara secara sekala diwujudkan melalui interaksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak muda, di ruang-ruang publik seperti coffee shop dan warung babi guling guna mendukung UMKM lokal. Hp-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button