Gempita Rensa Festival Warnai Acara Perpisahan Siswa SD Negeri 2 Sanur
Tekankan Pentingnya Karakter dan Wirausaha Sejak Dini

DENPASAR, MataDewata.com | Halaman SD Negeri 2 Sanur mendadak riuh dan penuh warna, Rabu (10/6/2026). Ratusan siswa, guru, bersama orang tua murid berkumpul untuk merayakan momentum perpisahan dan pelepasan siswa kelas VI yang dikemas apik melalui gelaran seni dan kreativitas bertajuk “Rensa Festival”.
Mengusung tema “Gempita” (Gerakan Murid Penuh Imajinasi dan Kreativitas), festival ini dirancang bukan sekadar sebagai acara seremonial perpisahan biasa. Pihak sekolah menyulap momen ini menjadi wadah unjuk bakat bagi anak-anak untuk menyalurkan imajinasi mereka di atas panggung, sekaligus memamerkan hasil belajar siswa, pameran karya, serta stan makanan dan buku sebagai media belajar berwirausaha sejak dini.


Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 2 Sanur, Lia Widiastuti, S.Pd., M.Pd. yang baru menjabat per 1 April 2026 mengungkapkan rasa bahagianya atas kelancaran acara ini. Ia menegaskan bahwa suksesnya pergelaran ini lahir dari komitmen kuat para guru serta sinergi yang luar biasa dari orang tua siswa dan berbagai pihak terkait yang memberikan dukungan penuh.
“Proses pembelajaran di sekolah kami bagi menjadi tiga pilar utama, yaitu intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler. Semuanya dijalankan secara optimal untuk memberikan wadah dan dorongan agar anak-anak mampu mencapai capaian pelajaran secara maksimal, tidak hanya di dalam kelas saja,” jelasnya didampingi Wali Kelas VI, Ni Wayan Damiasih, S.Pd.

Saat ini, SD Negeri 2 Sanur mengasuh total 229 siswa, di mana pada tahun ajaran ini meluluskan sebanyak 33 siswa kelas VI. Untuk tahun ajaran baru mendatang, sekolah bersiap membuka satu rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas 32 siswa.
Kepada para siswa yang lulus, Kepsek berpesan agar selalu menjaga api semangat dalam belajar serta konsisten mengembangkan potensi diri ke jenjang pendidikan selanjutnya. Ia mengingatkan bahwa kecerdasan akademik di kelas tidak akan berarti banyak tanpa dibarengi dengan fondasi moral yang kokoh.

βIlmu tanpa karakter yang baik akan menjadi sia-sia. Jadi mari seimbangkan semangat belajar dan tumbuh kembangkan karakter yang baik demi masa depan yang cerah,” pesan guru yang sebelumnya memiliki rekam jejak pengabdian selama 12 tahun sebagai guru di SD Negeri 1 Renon tersebut.
Kepsek Lia Widiastuti menyampiakan, dengan didukung oleh kekuatan 12 orang guru yang berdedikasi, pihak sekolah tetap menaruh harapan besar kepada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar agar senantiasa memberikan bimbingan, arahan, serta pembinaan yang berkelanjutan demi kemajuan dan pengembangan mutu SD Negeri 2 Sanur ke depannya. Hkd-MD



