Buku Lawar Leadership dan Budaya BPR Kanti Diluncurkan Hari Ini

Momentum Hari Lahir Pancasila Menjadi Saksi Lahirnya Gerakan Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal Bali

DENPASAR, MataDewata.com | Sebuah momentum penting dalam perjalanan transformasi kepemimpinan berbasis budaya menandai peresmian dua agenda strategis yang terlaksana secara bersamaan bertepatan dengan Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). Agenda tersebut yaitu peluncuran buku Lawar Leadership: Inspirasi Kepemimpinan Peramu Lawar dalam Melakukan Transformasi Budaya Perusahaan serta peluncuran Corporate Culture Transformation BPR Kanti menuju Community Bank.

Kedua inisiatif ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan model kepemimpinan yang berakar pada kearifan lokal Bali, sekaligus menjawab kebutuhan zaman akan tata kelola kelembagaan yang adaptif, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca juga :  Bupati Adi Arnawa Hadiri Melaspas Pura Dalem Gede Abianbase

Peluncuran yang berlangsung di Hongkong Garden Restauran sore hari ini, menegaskan keyakinan bahwa transformasi organisasi yang berkelanjutan hanya dapat terbangun di atas fondasi budaya yang kuat, kepemimpinan berbasis nilai, dan keberpihakan nyata kepada komunitas.

Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat dan sering kali kehilangan akar nilai, BPR Kanti memilih untuk menegaskan kembali sebuah keyakinan bahwa masa depan yang kuat tidak dapat terbangun hanya dengan kecanggihan sistem, teknologi, dan modal, melainkan harus mendapat topangan dari karakter, integritas, budaya, serta kepemimpinan yang berjiwa pengabdian.

Baca juga :  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi TP Pembina Posyandu Provinsi Bali Lakukan Aksi Nyata dari Desa untuk Masyarakat

Peluncuran ini menjadi simbol lahirnya sebuah gerakan nilai yang menghubungkan warisan kebijaksanaan leluhur dengan kebutuhan zaman modern. Gerakan ini meyakini bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan energi masa depan.

Momentum 1 Juni 2026 menjadi penanda penting bahwa masa depan Bali harus terbangun melalui kepemimpinan yang berakar pada budaya, bertumbuh melalui transformasi, dan berorientasi pada kemaslahatan komunitas.

Baca juga :  Bupati Adi Arnawa Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

Melalui peluncuran tersebut, sebuah pesan besar mengemuka bahwa membangun desa adat yang mandiri dan sejahtera dimulai dari kepemimpinan yang mampu meracik nilai, rasa, pelayanan, keteladanan, spiritualitas, dan transformasi dalam harmoni pengabdian. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button