BPBD Bali Eksplorasi Pemanfaatan AI untuk Perkuat Mitigasi Bencana

Pastikan Peringatan Dini dan Respons Makin Cepat

DENPASAR, MataDewata.com | Ketika cuaca ekstrem melanda beberapa wilayah sekaligus, informasi kebencanaan dapat mengalir dari berbagai sumber secara bersamaan. Menjawab tantangan tersebut, BPBD Provinsi Bali terus mengeksplorasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).

Termasuk Agent AI untuk memperkuat pengelolaan informasi kebencanaan dalam mendukung sistem peringatan dini. Membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat berbasis data. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Agent AI Tahap II selama empat hari hasil kerja sama BPBD Provinsi Bali dengan BINAR Academy. Penguatan program SIAP SIAGA kemitraan Australia-Indonesia dalam pengelolaan risiko bencana.

Baca juga :  Pemkab Tabanan Apresiasi Purna Tugas ASN Serta Dorong Literasi dan Inovasi Daerah

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Dr. Teja Bhusana menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada tiga area utama, yakni komunikasi risiko hidrometeorologi; Bali Tsunami Early Warning System (BTEWS); serta pengelolaan laporan situasi kebencanaan.

β€œHarapannya melalui lokakarya ini, Agent AI bisa membantu para petugas di bidang kebencanaan untuk lebih fokus pada operasi penanganan bencana, karena sistem informasi sudah dikelola dengan baik,” ujar Teja Bhusana.

Baca juga :  Pastikan Kelancaran, Kakanwil Kemenkumham Bali Pantau Kedatangan Delegasi World Water Forum ke-10

Senada dengan hal tersebut, Direktur AI sekaligus Advisor BINAR Academy, Nur Rahmah, serta Provincial Manager Program SIAP SIAGA Bali, Ikhyaul Ihsan, menegaskan bahwa teknologi AI berfungsi sebagai alat bantu strategis untuk mengolah data. Mempercepat distribusi informasi dan mendukung ketangguhan bencana di Bali tanpa menggantikan peran petugas di lapangan. Ds-MD

Baca juga :  66 SPKLU Disiapkan Khusus untuk Sambut Delegasi G20

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button