Bhakti Penganyar Pemkab Badung di Pura Mandara Giri Semeru Agung

Bupati Adi Arnawa Ajak Umat Jaga Nilai Sradha dan Semangat Gotong Royong

LUMAJANG, MataDewata.com | Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, memimpin rombongan Pemerintah Kabupaten Badung dalam melaksanakan bhakti penganyar di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (10/7/2026). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti.

Prosesi upacara bhakti penganyar dan penyineban dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putu Ngenjung dari Griya Keniten Selat Duda, Karangasem. Kehadiran jajaran Pemkab Badung disambut langsung oleh Bupati Lumajang Hj. Indah Amperawati bersama unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Turut mendampingi dalam rombongan dari Badung, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba serta jajaran pimpinan OPD.

Baca juga :  Pemerintah Provinsi Bali kembali Raih Predikat Sangat Baik dalam Evaluasi SPBE Tahun 2023

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Badung menyerahkan dana punia sebesar Rp150 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian kegiatan keagamaan di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung. Suasana bhakti semakin khidmat ketika Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama jajaran organisasi kewanitaan turut ngayah mempersembahkan Tari Rejang.

Baca juga :  DPRD Gelar RDP Respon Surat Mosi Tidak Percaya HNSI ke Kadis Kelautan dan Perikanan

Bupati Wayan Adi Arnawa mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kewajiban spiritual sekaligus upaya mempererat persaudaraan umat Hindu lintas daerah. β€œKami hadir untuk menghaturkan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus mempererat tali persaudaraan dengan umat Hindu di Lumajang dan Nusantara. Nilai kebersamaan, gotong royong, dan sradha bhakti harus terus dijaga sebagai kekuatan umat,” ujarnya.

Baca juga :  Membaca Garis Takdir Kelahiran Hari Ini: Pewaris Karakter Matahari di Bawah Naungan Jumat Paing

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Badung untuk terus mendukung pelestarian adat, seni, budaya, dan nilai keagamaan yang berlandaskan filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Pelaksanaan bhakti penganyar yang berlangsung tertib dan penuh semangat ngayah ini menjadi simbol kuat ikatan spiritual antarwilayah dalam menjaga kelestarian tradisi Hindu di Indonesia. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button