SMPN 2 Kediri Tabanan Raih Juara I Nasional Pembudayaan Keamanan Pangan
Wakil Bupati I Made Dirga Beri Apresiasi Tinggi

TABANAN, MataDewata.com | Komitmen dalam membangun budaya keamanan pangan sejak dini kembali mengantarkan Kabupaten Tabanan menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi tinggi kepada SMP Negeri 2 Kediri yang sukses meraih Juara I Lomba Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Penyerahan apresiasi bergengsi tersebut dilangsungkan di Aula Gedung Bhinneka Tunggal Ika, kantor BPOM, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2026. Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala SMPN 2 Kediri, setelah sebelumnya sukses diumumkan dalam perhelatan Germas Sapa pada 12 Oktober 2026.
SMPN 2 Kediri, yang populer dengan sebutan Spederbi, hadir sebagai perwakilan resmi Provinsi Bali di tingkat nasional. Prestasi membanggakan ini diraih berkat komitmen kuat, inovasi, serta konsistensi pihak sekolah dalam membangun budaya pangan yang sehat, aman, dan higienis di lingkungan pendidikan.
Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan yang diraih oleh pihak sekolah. Menurutnya, prestasi tingkat nasional ini merupakan wujud kebanggaan sekaligus bukti nyata bahwa generasi muda Tabanan memiliki kapasitas untuk berinovasi dan berkontribusi aktif dalam meningkatkan kesadaran akan keamanan pangan.
βPrestasi ini harus kita apresiasi karena turut mengharumkan nama Tabanan di tingkat nasional. Sebagai daerah agraris sekaligus lumbung pangan Bali, budaya keamanan pangan harus terus kita tanamkan sejak dini,β ungkapnya saat mendampingi pihak sekolah menerima penghargaan tersebut.
Melalui capaian prestasi ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap keberhasilan SMPN 2 Kediri dapat menjadi sumber inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya di wilayah Tabanan untuk terus membudayakan keamanan pangan melalui jalur edukasi dan inovasi yang berkelanjutan.
Dengan demikian, lingkungan institusi pendidikan diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam mewujudkan generasi muda yang sehat secara jasmani, serta membentuk masyarakat yang semakin sadar dan peduli akan pentingnyakeberadaan pangan yang aman dan berkualitas tinggi. Ht-MD



