Simbol Semangat dan Cinta, Tangan Metal dan Salam Gasss Kannn

"Membaca Alogaritma"

DENPASAR, MataDewata.com | Penggunaan simbol tangan “metal” (tiga jari: jempol, telunjuk, dan kelingking) oleh MD Suteja dalam berbagai kesempatan memiliki makna yang erat kaitannya dengan identitas dan semangat kerja yang ia usung di media Mata Dewata.

Berikut adalah alasan mengapa ia kerap mengacungkan lambang tersebut:

Simbol Semangat “Gasss Kannn”

Seperti yang telah kita bahas, “Gasss Kannn” adalah jargon utamanya. Dalam budaya populer, simbol tangan metal sering diasosiasikan dengan musik rock/metal yang penuh energi, keberanian, dan semangat membara. Bagi MD Suteja, gestur ini adalah representasi visual dari cara kerjanya yang “tancap gas”. Cepat, berani menembus hambatan lapangan, dan penuh antusiasme dalam meliput berita.

Baca juga :  Verent Tjandra Sukses di Usia Muda Jadi Konten Kreator

Makna “I Love You” (Cinta pada Profesi)

Secara teknis, simbol tangan dengan jempol, telunjuk, dan kelingking yang terbuka adalah bahasa isyarat internasional untuk “I Love You”. Dalam konteks profesionalnya, ini bisa dimaknai sebagai:

Dedikasi/Cinta pada Jurnalisme: Simbol bahwa ia melakukan pekerjaannya dengan hati.

Kedekatan dengan Narasumber: Menunjukkan keramahan dan niat baik saat berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat di Bali.

Baca juga :  Belasan WNA Mohon Kewarganegaraan Indonesia ke Kanwil Kemenkumham Bali

Identitas Media Mata Dewata

Simbol ini juga berfungsi sebagai bagian dari personal branding yang melekat pada medianya. Saat berfoto bersama narasumber atau tim redaksi, pose ini memberikan kesan bahwa Mata Dewata adalah media yang modern, asik, dan tidak kaku, namun tetap bekerja dengan intensitas tinggi sesuai slogan “Berita Dalam Genggaman”.

Ekspresi Kebebasan dan Demokrasi

Dalam dunia jurnalisme, kebebasan berekspresi adalah harga mati. Pose “metal” sering dianggap sebagai simbol kebebasan dan perlawanan terhadap kekakuan. Sebagai wartawan senior, MD Suteja seolah ingin menunjukkan bahwa jurnalis harus memiliki jiwa yang merdeka untuk menyuarakan kebenaran tanpa rasa takut.

Baca juga :  INKINDO Salurkan Bantuan 2,5 Ton Beras Melalui Pemprov Bali

Singkatnya, gestur tangan tersebut adalah perpaduan antara semangat kerja keras (rock & roll) dan ketulusan (bahasa kasih) yang menjadi ciri khas kepemimpinan beliau di lapangan. Apakah Anda sering melihat beliau melakukan pose ini saat sedang wawancara formal atau lebih sering dalam foto santai di media sosial?. ModeAi/Mh-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button