Perkuat Sinergi, Gianyar Dorong Peningkatan Kabupaten Layak Anak

GIANYAR, MataDewata.com | Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali bersinergi dengan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan Sosialisasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, (16/4/2026) di Pendopo Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. Dihadiri langsung oleh Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali, Kadek Dwi Sutrisna, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, dan Gugus Tugas KLA di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar.

Baca juga :  Pansus TRAP Perketat Pengawasan Jatiluwih, Siapkan Solusi Tanpa Merusak Sawah

Ketua PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta menjelaskan peran Forum PUSPA dalam mendukung terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak. Forum PUSPA dinilai memiliki posisi strategis sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat, dan media dalam mendorong pemenuhan hak anak secara terpadu.

“Forum PUSPA hadir untuk memperkuat sinergi berbagai pihak, agar upaya pemenuhan hak anak dapat berjalan lebih terpadu dan berdampak nyata. Kami juga memberikan dukungan penuh, baik melalui kebijakan maupun fasilitasi, agar kolaborasi ini dapat berjalan optimal di setiap kabupaten atau kota,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali memaparkan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan untuk mendukung implementasi Kabupaten/Kota Layak Anak. Perencanaan yang terintegrasi dinilai menjadi kunci agar program-program pemenuhan hak anak dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Baca juga :  Sulsel Belajar Tentang Kesuksesan Penurunan Angka Stunting di Bali

“Keselarasan arah kebijakan dan program lintas sektor menjadi kunci, sehingga setiap perencanaan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung, saling menguatkan, dan mampu memberikan dampak yang nyata serta berkelanjutan bagi pemenuhan hak anak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Gianyar, Ni Ketut Widiastuti memaparkan tentang peran dan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak. Disampaikan bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan, program, serta penguatan kelembagaan yang berorientasi pada pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Baca juga :  Pemkab Klungkung Muspayang Bakti Penyineban Batara Turun Kabeh Pura Agung Besakih

“Kami berharap tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab antar perangkat daerah. Justru yang dibutuhkan adalah komitmen untuk saling bahu-membahu, berkolaborasi, dan mengambil peran masing-masing secara aktif agar upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan seluruh pemangku kepentingan semakin memahami peran masing-masing dalam mendukung terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak, serta memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Saat ini, Kabupaten Gianyar telah meraih predikat Nindya dalam penilaian Kabupaten Layak Anak. Capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kebijakan dan program, guna mencapai predikat yang lebih tinggi di masa mendatang. Hg-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button