Bangun Ekosistem Inovasi, Pemkab Klungkung Gelar Bimtek Agen Inovasi Daerah 2026

KLUNGKUNG, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui penguatan budaya inovasi di seluruh lini. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para Agen Inovasi Daerah tahun 2026 oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Jumat (6/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pendampingan dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan kapasitas para agen inovasi daerah.

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tingginya tuntutan pelayanan publik, inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Baca juga :  Hormati Budaya, Konjen Australia Resmikan Papa Nama Aksara Bali, Jo Stevens: Dukung Gubernur Koster Lestarikan Budaya

Ia menegaskan bahwa inovasi tidak harus selalu dimulai dengan sesuatu yang besar atau berteknologi canggih. Bupati Satria mendorong seluruh pihak untuk memulai dari permasalahan sehari-hari, seperti menyederhanakan birokrasi, membenahi prosedur pelayanan, meningkatkan efektivitas kerja, hingga memanfaatkan teknologi informasi dan metode pembelajaran yang lebih kreatif.

Lebih lanjut, Bupati Satria menyoroti pentingnya keterlibatan dunia pendidikan mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP. Menurutnya, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga lingkungan yang menumbuhkan kreativitas, karakter, berpikir kritis, serta keberanian peserta didik dalam menemukan solusi. Penguatan budaya inovasi ini menyasar kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik.

Baca juga :  Ketua TP PKK Provinsi Bali Ajak Warga Desa Adat Batu Lantang Olah Sampah Mandiri

“Setiap unit kerja harus menjadikan inovasi sebagai budaya kerja, budaya belajar, dan budaya melayani. Upaya penguatan budaya inovasi ini sejalan dengan visi Kabupaten Klungkung, yaitu Terwujudnya Klungkung yang Unggul dan Sejahtera melalui tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, santun, dan inovatif,” tegas Bupati Satria.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Klungkung, I Ketut Budiarta, menjelaskan bahwa bimtek ini diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dan tenaga pendidik dalam mengolah ide kreatif menjadi inovasi yang bermanfaat, terukur, serta dapat diterapkan secara konkret.

Baca juga :  Siswa-siswi Tabanan Ukir Prestasi Gemilang di FTBI Provinsi Bali 2026

Melalui kegiatan ini, setiap OPD dan satuan pendidikan ditargetkan mampu menghasilkan minimal satu rancangan inovasi yang sesuai dengan tugas dan fungsinya demi mewujudkan Klungkung yang maju dan berdaya saing. Hk-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button