20 Banjar Adat di Sanur Gelar Gotong Royong Bersih Pantai
Kompak jaga Pesisir dan Atasi Sampah Kiriman

DENPASAR, MataDewata.com | Sebanyak 20 banjar adat di kawasan Sanur secara kompak menggelar aksi gotong royong bersih pantai di sepanjang pesisir Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (6/11/2026) pagi. Aksi lingkungan yang dimulai sejak pukul 06.30 WITA ini dilakukan secara serentak dan terbagi dalam beberapa titik wilayah guna mengantisipasi penumpukan sampah kiriman serta menjaga kelestarian kawasan wisata pesisir Sanur.
Pelaksanaan gotong royong terbagi secara merata di sepanjang garis pantai. Aksi diawali oleh warga dari Banjar Langon, Banjar Singgi, dan Banjar Taman Sari yang menyisir kebersihan mulai dari kawasan Pantai Segara Manik Aji hingga Pantai Sindu.

Aksi kebersihan tersebut kemudian mengular hingga enam banjar berikutnya, yang disambung oleh krama dari Banjar Batu Jimbar, Banjar Abiantimbul, dan Banjar Tewel Sari dengan pembersihan area dari kawasan Maya Sanur hingga Pantai Duyung.
Selanjutnya, pembersihan area pesisir diteruskan oleh tujuh banjar lainnya, termasuk krama dari Banjar Semawang, Banjar Betngandang, dan Banjar Medura yang mengambil lokasi pembersihan mulai dari Pantai Duyung hingga Dermaga Mertasari.

Sementara itu, di titik paling ujung selatan, krama Banjar Tanjung Krama memfokuskan aksi kebersihan di kawasan konservasi hutan mangrove serta kawasan Muntig Siokan.
Dalam kegiatan gotong royong serentak tersebut, seluruh warga dari 20 banjar adat tampak antusias hadir mengenakan pakaian bebas dan membawa berbagai perlengkapan kebersihan secara swadaya, seperti cangkul, gau, hingga sapu lidi.
Sinergi dan kepedulian seluruh banjar adat se-Sanur ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan pesisir sekaligus menjaga daya tarik pariwisata kawasan Sanur agar tetap bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. Gd/Dps-MD



