Bupati Badung Sidak Proyek Fisik di Wilayah Selatan

Optimistis Pelebaran Simpang Imam Bonjol dan Siligita Urai Kemacetan

BADUNG, MataDewata.com | Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah proyek fisik di wilayah Badung Selatan, Minggu (1/11/2026). Proyek infrastruktur yang dipantau mencakup pelebaran simpang jalan Imam Bonjol-Sunset Road, pembangunan rumah pompa di Bendung Gerak Tukad Mati Kuta, pelebaran simpang jalan Siligita, pedestrian jalan Pantai Kuta, hingga pembangunan drainase di Jalan Dewi Sri Kuta.

Usai melaksanakan sidak, Bupati Adi Arnawa yang didampingi Kadis PUPR Kabupaten Badung, I Nyoman R. Karyasa, menyampaikan rasa optimistisnya bahwa proyek pelebaran simpang Imam Bonjol dan Siligita dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengendara sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar.

“Saya melihat progresnya sudah cukup bagus, mudah-mudahan akhir tahun ini, bulan Desember sudah tuntas,” terangnya.

Baca juga :  Bupati Klungkung Mulai Bedah Rumah Empat Warga Kurang Mampu di Nusa Penida

Dari pantauan di kawasan simpang Imam Bonjol, Bupati Adi Arnawa menginginkan akses belok kiri jalan terus dapat diperlebar. Mengingat lokasinya yang berada di perbatasan wilayah Badung dan Denpasar, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Wali Kota Denpasar terkait masalah tapal batas, termasuk keberadaan Pura Subak di area tersebut.

“Terkait keberadaan Pura Subak kita sudah koordinasi, mudah-mudahan itu nggak ada masalah. Sehingga akses jalan dari Imam Bonjol Utara menuju Kuta itu akan semakin bagus dan lancar,” jelas Adi Arnawa.

Penataan simpang Siligita yang kerap dilanda kemacetan juga akan diperlebar dari arah Jalan Darmawangsa turun dengan pembuatan akses belok kiri jalan terus. Terkait temuan di lapangan berupa belum maksimalnya tikungan serta hambatan keberadaan pipa air, Bupati Adi Arnawa menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak terkait serta memerintahkan aparat Satpol PP untuk menertibkan warung kumuh di sepanjang ruas jalan tersebut.

Baca juga :  Hibah Tanah 1,7 Hektar, Koter Terima Kunjungan Silahturahmi dari Pangdam Mayjen TNI Harfendi

“Kami sudah koordinasi dengan PDAM, malah PDAM sudah setuju pipa-nya itu bisa di bawah jalan, sehingga akan semakin lebar simpang di Siligita,” tambahnya.

Selain infrastruktur jalan, Bupati Adi Arnawa turut menyoroti pembangunan rumah pompa serta drainase di Dewi Sri untuk mengantisipasi potensi banjir kawasan Kuta saat musim penghujan. Proyek tersebut akan didukung enam unit pompa air berkapasitas isap mencapai 30.000 liter per detik.

“Kalau itu sudah terpasang, mudah-mudahan minimal kalaupun ada hujan, airnya akan cepat surut. Saya lihat sudah ada progresnya, mudah-mudahan dalam waktu cepat akan datang pompanya untuk dipasang sekitar enam pompa dengan kekuatan 30.000 liter per detik. Astungkara ini akan bisa kita atasi,” jelasnya.

Baca juga :  Bupati Kembang Semarakkan Pesta Anak Kristen se-Jembrana Rayakan Hari Anak Nasional 2025

Pada akhir tinjauannya, Bupati Adi Arnawa menilai progres penataan pedestrian Pantai Kuta sudah berjalan dengan baik. Ke depan, kawasan sisi barat secara bertahap akan diaspal tanpa area parkir karena lokasi parkir kendaraan akan dipusatkan di kantong parkir Bali Anggrek.

“Di sebelah Barat nanti kita aspal dan tidak ada lagi tempat parkir. Nanti parkirnya fokus di Bali Anggrek sehingga sepanjang jalan Pantai Kuta ini bersih,” terangnya. Penataan infrastruktur Pantai Kuta ini direncanakan akan terus berlanjut ke wilayah utara hingga Legian pada tahun 2027 dengan harapan wisatawan semakin nyaman berkunjung. “Kuta ini harus kita jaga, karena Kuta merupakan ikon pariwisata Kabupaten Badung,” pungkasnya. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button