Pemkab Badung Gelar FGD Rencana Pendirian Dua BUMD
Perkuat Ekonomi Daerah dan Layanan Masyarakat Melalui Sektor Infrastruktur serta Kesehatan

BADUNG, MataDewata.com | Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) persiapan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Infrastruktur dan BUMD Kesehatan Kabupaten Badung. Kegiatan ini berlangsung di Yudistira-Bima Room, Harris Hotel & Residence Sunset Road Bali, Kamis (23/7/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, A. Fathoni, Direktur BUMD, BLUD dan BMD, H. Yudia Ramli, Kasubdit BUMD, Bambang Ardianto, para Asisten, Kepala OPD terkait, Tim Perumus Kebijakan Pemkab Badung, serta Tim Pelaksana Kajian Pendirian BUMD.
Bupati Adi Arnawa menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemendagri yang hadir memberikan arahan. Ia menilai FGD ini sangat strategis untuk menyamakan persepsi terkait ketentuan dan persyaratan pembentukan BUMD agar memiliki dasar yang kuat dan tepat aturan.
“FGD ini memiliki peran sangat strategis untuk menyamakan persepsi terkait ketentuan, persyaratan, dan hal prinsipil dalam pembentukan BUMD. Dengan kehadiran narasumber berkompeten dari pusat, kami yakin rencana pembentukan BUMD yang telah lama disusun dapat segera terwujud dengan dasar yang kuat dan tepat aturan,” ujar Adi Arnawa.
Lebih lanjut dijelaskan, pertumbuhan pesat Badung sebagai pusat ekonomi nasional dengan kontribusi devisa pariwisata sebesar Rp 176 triliun pada 2025 menuntut ketersediaan infrastruktur dan fasilitas kesehatan yang memadai. Melalui pendirian dua BUMD ini, Pemkab Badung berupaya mengelola potensi ekonomi secara mandiri, mempercepat layanan publik, meningkatkan PAD, serta menyejahterakan masyarakat. Hb-MD



