Overstay dan “Kere” Kemenkumham Bali Deportasi WNA Rusia Pelanggar Keimigrasian

BALI, MataDewata.com | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali, melalui Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja kembali menindak tegas pelanggaran keimigrasian. Kali ini Warga Negara Rusia berinisial DL (36 tahun) dideportasi dari Bali, Jumat (17/5/2024) karena pelanggaran overstay.

DL terbukti melanggar Pasal 78 ayat (2) Undang-Undang No: 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, di mana selama berada di wilayah Indonesia tidak menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Overstay kurang dari 60 (enam puluh) hari, yaitu selama 28 (dua puluh delapan) hari, namun tidak mampu membayar biaya beban “Kere”.

Baca juga :  Kanwil Kemenkumham Bali Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila
Ik-MD-ITB STIKOM Bali//20/2025/f1

“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran keimigrasian di wilayah Bali. Tindakan tegas ini merupakan bukti komitmen kami dalam menjaga kedaulatan negara dan menegakkan hukum keimigrasian,” tegas Kakanwil Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu.

Pengawalan pendeportasian DL dilakukan oleh tim Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. DL dideportasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan penerbangan Air Asia X nomor penerbangan D7-793 (Denpasar-Kuala Lumpur) dengan tujuan akhir Sheremetyevo, Moskow, Rusia.

Baca juga :  Ajukan Permohonan Menjadi WNI, Kanwil Kemenkumham Bali Lakukan Sidang Pewarganegaraan Kepada 19 Warga Blasteran

Kakanwil Kemenkumham Bali menghimbau kepada seluruh Warga Negara Asing (WNA) yang berada di Indonesia khusudnya di Bali untuk selalu menghormati dan mematuhi peraturan keimigrasian yang berlaku. “Kami harap kejadian ini dapat menjadi contoh bagi WNA lainnya agar selalu patuh terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia,” imbuhnya.

Kemenkumham Bali akan terus meningkatkan pengawasan terhadap WNA yang berada di Bali guna mencegah pelanggaran hukum, tindakan tegas juga tentunya akan dilakukan apabila WNA terbukti melanggar peraturan perundang undangan yang berlaku. Kb-MD

Baca juga :  Kakanwil Kemenkumham Bali Pramella Yunidar Pasaribu Bersama Nyoman Parta Bahas Penanganan Anak Dwi Kewarganegaraan

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button