Gubernur Koster dan Dubes Turki untuk Indonesia Bahas Kerja Sama Berbagai Bidang Strategis

Lirik Proyek Bandara Bali Utara hingga Sektor Pariwisata Berkelanjutan

DENPASAR, MataDewata.com | Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Küçükcan, dalam pertemuan yang membahas peluang kerja sama di berbagai bidang strategis, mulai dari pariwisata hingga pembangunan infrastruktur, bertempat di Ruang Tamu Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (22/4/2026).

Dubes Talip Küçükcan menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Bali serta menekankan kuatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki. Ia menyebut, hubungan di tingkat pimpinan negara sudah terjalin sangat baik, terlebih setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Turki. Namun demikian, ia menilai kerja sama tersebut perlu diperluas hingga ke tingkat daerah.

Baca juga :  Wawali Arya Wibawa Buka Musrenbang Kecamatan Denpasar Utara Tahun 2027

“Hubungan Indonesia dan Turki sangat erat. Di tingkat atas sudah sangat baik, sekarang penting untuk memperkuat implementasinya di level bawah, termasuk antar daerah,” ujarnya.

Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Talip mengungkapkan, Turki memiliki pengalaman besar dalam pengelolaan pariwisata, dengan sekitar 60 juta wisatawan setiap tahun. Ia melihat Bali sebagai destinasi kelas dunia yang sangat potensial untuk kerja sama, baik dalam pertukaran pengetahuan, pendidikan pariwisata, hingga pengembangan konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism), termasuk pengelolaan sampah dan energi.

Baca juga :  Konjen Australia Dukung Penuh Gebrakan Gubernur Koster

Selain itu, Dubes Turki juga menyampaikan peluang (melirik) kerja sama dalam pembangunan infrastruktur, khususnya proyek Bandara Bali Utara. Ia menyebut banyak perusahaan Turki yang memiliki pengalaman membangun bandara internasional di berbagai negara, termasuk di Vietnam.

Dalam kesempatan tersebut, turut disinggung kebijakan peningkatan populasi. Talip menyebut pemerintah Turki mendorong keluarga untuk memiliki minimal tiga anak. Gubernur Koster menanggapi hal tersebut dengan pendekatan lokal, di mana ia juga telah memberikan insentif bagi ibu yang melahirkan hingga anak keempat sebagai upaya menjaga keberlangsungan generasi masyarakat Bali dan keseimbangan demografi.

Baca juga :  Jaya Negara Terima Konjen India Shashank Vikram

Menanggapi berbagai peluang tersebut, Gubernur Koster menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti kerja sama antara Bali dan Turki. “Terima kasih atas pertemuan ini. Karena komunikasi di tingkat pemerintah pusat sudah terbangun, maka kami di daerah juga perlu menindaklanjuti hubungan kerja sama ini, khususnya di bidang pariwisata,” ujar Koster. Hp-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button