TP Posyandu Gianyar Lakukan Evaluasi Lapangan Lomba Telajakan dan PSP-PSBS

GIANYAR, MataDewata.com | Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, turun langsung melakukan evaluasi dan peninjauan kesiapan peserta yang akan mewakili Kabupaten Gianyar dalam Lomba Pengurangan Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSP-PSBS) serta Lomba Telajakan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026, Selasa (21/4/2026).
Kunjungan dilaksanakan di SMP Negeri 3 Hindu Blahbatuh guna memastikan kesiapan inovasi dan implementasi program pengelolaan sampah di lingkungan sekolah. Selain itu, evaluasi Lomba Telajakan juga dilakukan di Banjar Kebon, Desa Bona, serta Banjar Blangsinga, Desa Saba.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan apresiasi atas semangat dan kreativitas pihak sekolah dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini. “Sekolah merupakan tempat strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Berbagai inovasi yang dilakukan menjadi langkah nyata menuju Gianyar yang bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa evaluasi PSP-PSBS antar sekolah tidak hanya sebatas ajang lomba, namun juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. “Kegiatan ini memberikan pembelajaran tentang pentingnya pemilahan sampah berbasis sumber, serta mendorong inovasi sekolah dalam mengelola sampah, baik melalui proses pemilahan maupun pengolahan,” imbuhnya.
Dr. Dayu Surya juga mendorong adanya kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan sampah guna meningkatkan nilai manfaat. “Pengolahan sampah organik dapat dikembangkan menjadi kompos untuk kebutuhan sekolah, sementara sampah anorganik dapat dikumpulkan, dijual, atau diolah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis. Untuk itu, diperlukan sinergi dengan pihak lain dalam proses pengelolaannya ataupun pemasarannya,” jelasnya.
Terkait evaluasi Lomba Telajakan, Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. “Melalui lomba ini, masyarakat diharapkan semakin rajin menata dan membersihkan pekarangan rumah, mengaktifkan Kulkul PKK, serta melakukan penataan telajakan yang rapi, indah, dan asri sebagai upaya mendukung lingkungan yang sehat dan mencegah potensi banjir ataupun mengembalikan fungsi telajakan,” pungkasnya.
Dari 21 sekolah yang dilakukan evaluasi, Pemkab Gianyar akan mengirim masing-masing 5 sekolah baik tingkat SD maupun SMP untuk mengikuti lomba PSP PSBS tingkat provinsi. Serta dari 17 desa yang dievaluasi untuk mengikuti lomba telajakan akan dipilih 10 desa untuk mewakili di tingkat provinsi. Hg-MD



