Dinas PMD Gianyar Terima Penghargaan Program JAKON Desa

GIANYAR, MataDewata.com | Komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam memberikan perlindungan kepada pekerja desa kembali meraih prestasi. Melalui Program JAKON Desa, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Bali Nusa Tenggara Papua memberikan penghargaan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar. Penghargaan diserahkan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gianyar, Venina, kepada Kepala Dinas PMD Kabupaten Gianyar, I Gede Daging, Selasa (14/4/2026) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar, khususnya Dinas PMD, dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja di tingkat desa melalui pengalokasian Program JAKON pada berbagai kegiatan fisik dan pembangunan yang bersumber dari APBDes. Kabupaten Gianyar melalui Dinas PMD merupakan satu-satunya daerah yang mengimplementasikan program JAKON Desa secara menyeluruh.
Adapun kegiatan yang tercakup dalam Program JAKON Desa meliputi pembangunan kantor desa, pemeliharaan drainase dan jalan lingkungan desa, rabat beton jalan usaha tani, pembuatan saluran irigasi, pembangunan sekolah PAUD, serta berbagai kegiatan fisik lainnya yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Keberhasilan implementasi program ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, para perbekel, BPD, hingga seluruh pemangku kepentingan di desa. Hingga saat ini, sebanyak 2.268 tenaga kerja pada kegiatan fisik dan pembangunan desa di Kabupaten Gianyar telah mendapatkan perlindungan melalui Program JAKON Desa.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Gianyar, I Gede Daging, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, khususnya kesadaran perbekel, BPD, dan perangkat desa dalam menjamin perlindungan bagi pekerja pada proyek-proyek desa.
“Pemerintah desa sebagai pemberi kerja wajib memberikan perlindungan kepada pekerja dalam setiap kegiatan fisik yang didanai APBDes. Program JAKON Desa sangat penting karena merupakan kewajiban pemerintah, memberikan rasa aman bagi pekerja, serta memiliki biaya iuran yang sangat ringan tanpa batasan jumlah maupun usia pekerja,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa risiko kecelakaan kerja dapat terjadi kapan saja, sehingga kehadiran program ini memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para pekerja selama proses pembangunan berlangsung.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gianyar, Venina, menyatakan bahwa Kabupaten Gianyar terus menunjukkan inovasi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakatnya. Bahkan, Program JAKON Desa tidak hanya menjadi satu-satunya di Provinsi Bali, tetapi juga di tingkat nasional. “Program ini merupakan langkah nyata dalam memastikan pekerja desa mendapatkan perlindungan yang layak. Kabupaten Gianyar menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” pungkasnya. Hg-MD



