Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Rp500 Juta di Karya Atma Wedana Kinembulan Desa Adat Taman Abiansemal

Ajak Krama Rawat Pilar Adat Lewat Gotong Royong

BADUNG, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Badung terus menunjukkan komitmen nyata dalam menguatkan sendi-sendi adat serta meringankan beban swadaya krama dalam melaksanakan kewajiban keagamaan.

Wujud kepedulian tersebut dibuktikan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dengan menggelontorkan bantuan hibah daerah sebesar Rp500 juta saat menghadiri pelaksanaan Karya Atma Wedana Kinembulan, Manusa Yadnya Memukur, Mepetik, Munggah Deha, dan Mepandes di Desa Adat Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Minggu (18/10/2026).

Bantuan finansial bernilai strategis tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Wayan Adi Arnawa dan diterima langsung oleh Bendesa Adat Taman, I Made Tantra, di sela-sela khidmatnya prosesi upacara yang diikuti oleh ratusan krama pemilik sawa.

Baca juga :  Bali Nice Melalui Upacara Segara Kerthi, Sentuhan Kearifan Lokal pada WWF ke-10

Puncak ritual keagamaan massal yang sarat akan nilai spiritual ini turut disaksikan oleh anggota DPRD Kabupaten Badung, I Putu Dendy Astra Wijaya, perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Plt. Camat Abiansemal beserta unsur Tripika, Perbekel Desa Taman, Ketua BPD, serta jajaran tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya (sembrama wacana), Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi dan penghargaan mendalam kepada seluruh krama Desa Adat Taman yang telah bersatu padu, menunjukkan dedikasi tinggi, serta merawat spirit gotong royong dalam menyelenggarakan upacara panca yadnya berskala besar tersebut.

Baca juga :  Temu Wicara HAKI di Bali, Sanjaya Terima Sertifikat HAKI Pengakuan “Jineng dan Entil”

“Karya Atma Wedana Kinembulan dan rangkaian Karya Manusa Yadnya ini bukan sekadar tradisi rutin, melainkan momen sakral kita untuk berbakti kepada leluhur sesuai ajaran haluan agama Hindu. Semangat gotong royong yang terjalin erat di antara krama adalah modal sosial yang tak ternilai harganya,” ujar Adi Arnawa penuh kehangatan.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa persatuan dan kebersamaan krama merupakan pilar utama dalam mempertahankan kelestarian adat, tradisi, dan kebudayaan Bali di tengah gempuran arus modernisasi. Pihaknya mendoakan agar seluruh rangkaian karya dapat berjalan dengan lancar, sidapurna, serta memancarkan kerahayuan bagi seluruh warga desa.

Baca juga :  Selamat Tinggal Kilometer Konvensional, PLN Bakal Pasang 555.970 Smart Meter Gratis di Bali

Sementara itu, Bendesa Adat Taman, I Made Tantra, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian Guru Wisesa atau Pemerintah Kabupaten Badung. Kehadiran langsung pemimpin daerah beserta kucuran dana hibah tersebut diakui sangat membantu dan meringankan beban pembiayaan yang ditanggung oleh krama desa.

Dalam laporan singkatnya, I Made Tantra menyampaikan bahwa pelaksanaan Karya Atma Wedana Kinembulan di Desa Adat Taman tahun ini sukses mengakomodasi kebutuhan adat krama dengan skala partisipasi yang cukup besar, yakni meliputi 52 sawa sekah, 51 peserta upacara potong gigi (mepandes), serta 40 anak peserta upacara mepetik. Hp-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button