DPRD Badung Bersihkan Pantai Kedonganan Bersama Warga

BADUNG, MataDewata.com | DPRD Kabupaten Badung bersama warga melaksanakan kegiatan menjaga kebersihan lingkungan pesisir melalui aksi bersih-bersih pantai. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Badung yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, atau akrab disapa Turah Tut memimpin langsung aksi bersih-bersih pantai di Kawasan Pantai Kedonganan, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Minggu, 15 Pebruari 2026.

Turah Tut turun bersama masyarakat Kedonganan, pengurus Alhidayah serta perkumpulan Ikawangi membersihkan sampah di sepanjang garis pantai kawasan Kecamatan Kuta. Turut hadir, dalam kegiatan tersebut, Anggota Fraksi Golkar DPRD Badung, I Nyoman Sudana.

Baca juga :  Selamat Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Meski hujan dan angin kencang melanda lokasi, semangat peserta tidak surut. Puluhan kampil sampah berhasil dikumpulkan dari area pesisir. Turah Tut menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian bersama menjaga kawasan pantai yang menjadi wajah pariwisata Badung. Turah Tut juga mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk warga pendatang.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang ikut aksi ini, bahkan ada dari Ikawangi. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kebersihan pantai Badung tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga dari saudara-saudara kita yang berasal dari luar Bali. Inilah kolaborasi kita, baik pemerinta, dewan, partai politik dan masyarakat. Bahu membahu dalam masalah sampah di pantai ini,” kata Turah Tut.

Baca juga :  Wakapolda Bali Pimpin Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Polri

Lebih lanjut, politisi asal Kerobokan tersebut menjelaskan fenomena angin muson barat setiap tahun kerap membawa kiriman sampah laut ke pesisir Badung. Pemerintah daerah telah rutin melakukan penanganan, namun partisipasi masyarakat tetap menjadi faktor utama. “Dulu dominan sampah kayu, sekarang sudah banyak tercampur sampah plastik. Volumenya pun semakin meningkat. Karena itu, kepedulian bersama sangat dibutuhkan agar pantai kita tetap bersih,” terangnya.

Baca juga :  DPRD Kabupaten Badung Sepakat Bentuk Tim Khusus Panggil Manajemen Atlas

Turah Tut juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus melakukan aksi kebersihan secara berkelanjutan. Menurutnya, sektor pariwisata merupakan tulang punggung perekonomian Kabupaten Badung, sehingga kebersihan pantai harus dijaga sebagai aset bersama. “Kita hidup di kawasan pariwisata dan sebagian besar pendapatan kita bersumber dari sana. Mari kita jaga bersama lumbung kita ini dengan terus melakukan aksi kebersihan pantai,” pungkasnya. Aksi kolaboratif antara DPRD Badung dan masyarakat Kedonganan ini menjadi contoh nyata sinergi menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan pesisir demi keberlanjutan pariwisata Badung. Db-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button