Bupati Satria Hadiri Peresmian SPPG 3T Kutampi

Dorong Peningkatan Gizi, Cegah Stunting, dan Berdayakan Ekonomi Lokal

KLUNGKUNG, MataDewata.com | Bupati Klungkung, I Made Satria menghadiri secara langsung acara peresmian Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (14/10/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Made Satria menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

“Kami sadar betul bahwa investasi terbaik untuk menuju Indonesia Emas 2045 adalah dengan menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting sejak dini,” tegasnya. Ia pun mengingatkan agar standar higienitas serta mutu gizi dari makanan yang didistribusikan harus benar-benar terjaga dengan baik.

Baca juga :  Imbas Erupsi Gunung Berapi: Kunjungan Wisatawan Domestik ke Bali Mengalami Penurunan

Mengingat karakteristik medan logistik di wilayah kepulauan Klungkung yang meliputi Nusa Penida, Lembongan, dan Ceningan cukup menantang, kehadiran fasilitas SPPG ini diharapkan mampu memberikan dampak ganda bagi masyarakat.

“Kami mendorong agar operasional SPPG di Klungkung ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan produk dan potensi lokal demi menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” tambah Bupati Satria.

Baca juga :  Pj. Sekda Serahkan Penghargaan Kepada PNS Berprestasi Tahun 2024

Harapan tersebut sejalan dengan arahan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat yang hadir langsung dalam acara peresmian tersebut.

Pihaknya secara khusus menitipkan agar kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dikawal secara ketat, karena tujuannya bukan sekadar pemenuhan nutrisi semata, melainkan juga untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan serta menyerap tenaga kerja lokal di daerah.

Baca juga :  Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM, Pastikan Situasi Tetap Kondusif

Sementara itu, Kepala BGN yang mengikuti jalannya acara secara virtual melalui Zoom Meeting memastikan bahwa pihaknya akan terus memperluas jangkauan pembangunan dapur MBG, khususnya di daerah-daerah terpencil dan kepulauan. Ia juga meminta peran aktif para kepala daerah untuk turut serta memonitoring operasional dapur agar kualitas layanan dan distribusinya senantiasa terjaga. Hk-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button