Bupati Kembang Dampingi Wagub Giri Prasta Ngupasaksi Karya Agung Pura Desa Pangyangan

JEMBRANA, MataDewata.com | Semangat gotong royong krama Desa Adat Pangyangan, Kecamatan Pekutatan dalam melangsungkan Karya Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Mapadudusan Alit, Wraspati Kalpa Utama, lan Ngusaba Desa di Pura Desa lan Puseh mendapat apresiasi luar biasa dari Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta.
Kehadiran Wagub Bali bersama Anggota DPD RI I Komang Merta Jiwa disambut langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Ny. Drg Ani Setiawarini, Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna, serta Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Selasa (7/7/2026).
Wagub Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas kekompakan krama Desa Adat Pangyangan dalam menyukseskan rangkaian upacara suci tersebut. Nilai gotong royong yang dijaga masyarakat dinilai sebagai fondasi penting mewujudkan kehidupan yang harmonis.
“Terbukti, titiang baru masuk, melihat parahyangannya niki becik pisan, upakara/upacaranya memargi, bagus dan luar biasa Karya Ngenteg Linggih ini. Pura bukan hanya tempat persembahyangan, tetapi juga simbol jati diri dan warisan leluhur yang harus kita rawat bersama untuk anak cucu kita di masa depan,” ungkapnya seraya menyerahkan punia sebesar Rp25 juta.
Sementara itu, Bendesa Adat Pangyangan I Ketut Rena yang juga Ketua Panitia Karya mengungkapkan bahwa awal pembangunan pura tersebut difasilitasi oleh I Made Kembang Hartawan yang saat itu mengajukan proposal bantuan BKK kepada Giri Prasta sewaktu menjabat Bupati Badung.
“Astungkara dengan bantuan BKK Badung saat itu, Pura Desa lan Puseh Desa Adat Pangyangan kini sudah berdiri dan saat ini sedang berlangsung upacara Ngenteg Linggih. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wagub Bali dan Bupati Jembrana beserta seluruh jajaran,” ungkapnya.
Rangkaian Karya Agung Mupuk Pedagingan lan Ngenteg Linggih ini telah dimulai sejak 5 Juni lalu dan direncanakan penyineban pada 15 Juli 2026. Seluruh eed yadnya yang berlangsung selama satu setengah bulan ini diharapkan berjalan labda karya serta membawa kerahayuan bagi seluruh krama Desa Adat Pangyangan. Hj-MD



