Pertahankan Transparansi, Pemkab Tabanan Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut atas LKPD
Bupati Sanjaya Komit Selaraskan Akuntabilitas Anggaran Demi Kesejahteraan Warga

TABANAN, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali mengukir prestasi gemilang dalam sistem tata kelola keuangan daerah. Pemkab Tabanan sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Senin (8/6/2026).
Pencapaian ini menjadi sangat spesial karena menandai konsistensi tinggi dalam menjaga predikat administratif tertinggi tersebut selama 12 kali berturut-turut sejak LKPD TA 2014.
Bupati Tabanan, Sanjaya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta masyarakat Tabanan atas kerja keras dan sinergi hulu-hilir yang terus terjaga.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP secara konsisten menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di lingkungan Pemkab Tabanan berjalan dengan sangat baik. Pemeriksaan ketat yang dilakukan BPK terhadap LKPD TA 2025 meliputi kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, dan efektivitas sistem pengawasan berkala.
Meskipun kembali meraih predikat terbaik, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Pemkab Tabanan tidak boleh cepat berpuas diri. Segala rekomendasi dan catatan kecil yang diberikan oleh BPK RI akan segera ditindaklanjuti secara taktis demi penyempurnaan kualitas tata kelola anggaran ke depan. Pihaknya bersama jajaran dipastikan selalu fokus pada aspek akuntabilitas dan efisiensi belanja serta mempertegas komitmen untuk kesejahteraan masyarakat.
“Ke depan, Pemkab Tabanan berkomitmen untuk menyelaraskan opini WTP ini dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan riil di lapangan. Pemkab Tabanan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu daerah di Bali yang paling konsisten dalam menjaga integritas dan profesionalisme tata kelola birokrasi,” imbuh Sanjaya. Ht-MD



