Tekanan Global, OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

JAKARTA, MataDewata.com | Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang digelar pada 30 September 2026 menilai bahwa Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap berada dalam kondisi yang stabil dan terjaga.

Stabilitas ini berhasil dipertahankan di tengah dinamika ketidakpastian geopolitik global serta pengetatan kebijakan moneter dunia.

Secara global, pertumbuhan ekonomi tahun 2026 diperkirakan lebih rendah dibandingkan tahun 2025, meski menunjukkan perbaikan dari proyeksi sebelumnya berkat peningkatan investasi dan perdagangan terkait pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Baca juga :  Sejumlah Faskes di Bali Sabet Penghargaan Nasional Berkat Mutu JKN

Kendati demikian, momentum pertumbuhan masih dihadapkan pada tantangan kenaikan inflasi global akibat eskalasi konflik geopolitik yang mendongkrak harga minyak, serta fenomena very strong El Nino yang berpotensi menaikkan harga pangan dan komoditas pertanian.

Kondisi tersebut memicu kebijakan suku bunga global yang bertahan tinggi (higher for longer) di AS, Eropa, dan Jepang, serta lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah ke level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir.

Baca juga :  PMK-72 Tahun 2023 Terbit, Berikut Pokok Aturannya!

Di tengah tingginya tekanan eksternal tersebut, indikator domestik justru menunjukkan perekonomian Indonesia yang relatif stabil.

Inflasi tetap terjaga sesuai target pemerintah, sehingga mampu mendorong permintaan domestik serta menjaga tingkat konsumsi masyarakat tetap kuat dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Resiliensi ini turut memperkuat kepercayaan global, yang tercermin dari langkah Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) yang menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 sebesar 0,5 persen.

Baca juga :  Geliatkan Ekonomi Kerakyatan, Hari Sabtu Adalah Hari Kunjungan ke Pasar Tradisional

Perkembangan positif ini ditopang oleh sektor keuangan yang terus berkontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi, didukung oleh stabilitas sistem keuangan dan fundamental industri jasa keuangan yang solid. Ja-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button