Tinjau Proyek RKB di Tiga SD, Wali Kota Jaya Negara Pastikan Progres Capai 85 Persen

DENPASAR, MataDewata.com | Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, meninjau proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di tiga Sekolah Dasar (SD) yang merupakan bagian dari proyek fisik strategis Kota Denpasar. Peninjauan tersebut dilakukan serangkaian kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2026, Senin (2/11/2026).

Tiga proyek RKB yang dikunjungi meliputi SDN 19 Pemecutan di Kecamatan Denpasar Barat, SDN 14 Pemecutan di Kecamatan Denpasar Utara, dan SDN 13 Kesiman di Kecamatan Denpasar Timur.

Wali Kota Jaya Negara menyampaikan, kegiatan monev ini dilakukan untuk memantau sekaligus memastikan seluruh pelaksanaan pembangunan gedung sekolah berjalan tepat waktu sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Dari hasil peninjauan di lapangan, secara umum didapati progres pembangunan telah mencapai 85 persen.

Baca juga :  Wawali Denpasar Pimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi, Fokus Stabilkan Harga Pangan

“Pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana Pemkot Denpasar hadir untuk menyediakan sarana pendidikan yang optimal bagi anak-anak di Kota Denpasar. Kami ingin memastikan setiap proyek dikerjakan dengan tanggung jawab dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Astungkara progres telah mencapai 85 persen,” ujar Jaya Negara.

Bangunan sekolah tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026, sehingga dapat segera dipergunakan pada semester baru, Januari 2027 mendatang. Dengan adanya proyek pembangunan RKB ini, diharapkan sekolah mampu memberikan fasilitas serta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan guna mendukung tumbuh kembang anak didik.

Baca juga :  Pemkab Bersama DPRD Badung Sepakati Perubahan APBD 2025 dan KUA-PPAS 2026

Lebih lanjut, Jaya Negara merinci bahwa saat ini Pemkot Denpasar tengah melaksanakan proyek RKB di 14 bangunan SD dan 5 bangunan SMP yang tersebar di seluruh penjuru kota. Total keseluruhan anggaran untuk proyek fisik tersebut mencapai Rp89,238 miliar untuk bangunan SD dan Rp29,6 miliar untuk bangunan SMP.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menegaskan pentingnya menjaga standar teknis, estetika, serta fungsi tata ruang. Ia menjelaskan bahwa seluruh proyek telah melalui perencanaan matang untuk mengakomodasi rombongan belajar (rombel) siswa di sekolah negeri.

Baca juga :  Gubernur Koster Apresiasi Peluncuran Buku Kompas Moral Wartawan, Dorong Penguatan Etika dan Profesionalisme Pers

“Kami melakukan pengawasan lapangan secara rutin agar pekerjaan sesuai dengan jadwal dan mutu yang ditetapkan. Harapannya, dengan pembangunan RKB ini, rombel siswa yang tadinya masuk pagi dan siang, akan dapat masuk pagi semua. Jadi proses pembelajaran akan lebih optimal,” pungkas Agung Wiratama. Hd-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button