BPR Kanti Perkokoh Pondasi Koperasi

Gelar Seminar Nasional

GIANYAR, MataDewata.com | Turut memperkokoh pondasi koperasi, BPR Kanti menggelar Seminar Nasional Koperasi Indonesia 2023 di Batubulan Gianyar, Kamis (2/11/2023). β€œKami (BPR Kanti, red) siap sebagai pengayom dengan memberikan modal kerja, membantu kesulitan likuiditas, melaksanakan capacity building untuk koperasi,” kata Direktur Utama BPR Kanti, I Made Arya Amitaba.

Lanjut menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan diharapkan memperkuat wawasan koperasi terkait kerja sama dan bisnis masing-masing. Tentu hal itu sebagai wujud nyata spirit BPR Kanti sebagai sahabat koperasi yang dikenal dengan semnagat pada Program Palu Gada (apa lu mau gua ada). β€œKami sedang mendesain Apex Bank seperti apa dan berharap bisa diwujudkan memperkuat koperasi kedepannya,” terang Arya Amitaba.

Baca juga :  Apresiasi Kinerja BPR Kanti, Cok Ace Minta Ada Atensi Serius dari Sektor Keuangan untuk Pengusaha Pariwisata Lokal Bali
Ik-MD-OJK//2/2023/fm

Pada kesempatan sama, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana menyampaikan, Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (PermenkopUKM) No: 8 Tahun 2023 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi. Dikuatkan Surat Edaran Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah No: 6 dan 7 Tahun 2023 yang mengamanatkan koperasi simpan pinjam itu memilih salah satu alternatif. β€œBaik itu open loop ataupun close loop,” ujarnya.

Baca juga :  Disaksikan Gubernur Bali, BPR Kanti dan MDA Tanda Tangani MoU Peningkatan β€œCapacity Building” Prajuru Desa Adat se-Bali

Selain itu, seiring disahkannya Undang-Undang No: 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK), pengaturan dan pengawasan KSP akan ditata ulang. Keberadaan UU PPSK tersebut semakin memperjelas pengawasan usaha koperasi, di mana pengawasan usaha koperasi akan terbagi menjadi open loop dan close loop.

β€œApabila koperasi tersebut memilih open loop maka konsekuensinya harus di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara jika memilih close loop maka mereka merupakan koperasi murni,” pungkasnya.
Seminar nasional juga diisi penandatanganan kerja sama baik tentang layanan digitalisasi yang dapat dimanfaatkan bagi koperasi dan juga penandatangan pemberian kredit dari Bank DKI kepada BPR Kanti yang tentunya dapat dimanfaatkan oleh koperasi dalam meningkatkan pemupukan dana untuk disalurkan diberikan kredit kepada anggota koperasi. Hd-MD

Baca juga :  Bank BPD Bali Catat Kinerja Gemilang di 2025, Luncurkan Fitur Baru QRIS CPM

MD Suteja

π‘π„πƒπ€πŠπ“π”π‘ πŒπ€π“π€ 𝐃𝐄𝐖𝐀𝐓𝐀

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button