Wagub Giri Prasta Hadiri Lokasabha VIII MGPSSR Bangli, Ajak Perkuat Persatuan dan Semangat Pengabdian

BANGLI, MataDewata.com | Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mengajak seluruh pengurus dan anggota Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) untuk terus memperkuat persatuan, semangat gotong royong, serta pengabdian kepada masyarakat, Minggu (1/11/2026).

Ajakan tersebut disampaikan Wagub Giri Prasta saat menghadiri Lokasabha VIII MGPSSR Kabupaten Bangli yang diselenggarakan di Kantor Bupati Bangli. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa menjadi pengurus organisasi merupakan bentuk pengabdian yang harus dilandasi oleh rasa kebersamaan, kesetaraan, dan ketulusan.

“Jadi pengurus adalah pengabdian. Berbagi, secangkir kopi dibagi rata. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi,” ujar Wagub Giri Prasta yang juga menjabat sebagai Ketua MGPSSR Provinsi Bali.

Baca juga :  Lomba Gerak Jalan Tingkat SMP Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Ia menekankan bahwa persatuan menjadi modal utama dari keberhasilan sebuah organisasi maupun program pembangunan daerah. “Kalau kita bersatu, setengah perjuangan berhasil. Kalau tidak bersatu, setengah perjuangan gagal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wagub Giri Prasta mengapresiasi semangat MGPSSR yang senantiasa terjaga melalui berbagai kegiatan bakti dan ngayah. Ia mendorong agar konsep Vasudhaiva Kutumbakam atau seluruh dunia adalah satu keluarga, selalu menjadi landasan untuk memperkuat persaudaraan antarpesemetonan dalam pelaksanaan kegiatan sosial maupun keagamaan.

Baca juga :  Rapat Paripurna Ke-10 Masa Persidangan II, DPRD Kota Denpasar Setujui Penetapan Ranperda KUA-PPAS TA 2027

“Konsep kita adalah bersaudara, Vasudhaiva Kutumbakam. Astungkara, di Bali semua bersatu dan mendukung,” katanya.

Semangat kebersamaan tersebut dinilai penting untuk mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, termasuk kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster dalam menata kawasan suci Pura Agung Besakih dan pura pedarman.

Terkait pemenuhan sarana upacara, Wagub juga mendorong pemberdayaan potensi lokal melalui pemanfaatan Taman Gumi Banten guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. “Ini menjadi jembatan emas bagi generasi berikutnya, agar Bali tetap terjaga dan ajeg,” ujarnya.

Baca juga :  Perkuat Tata Kelola Desa Wisata Belumbang, Dispar Tabanan Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas SDM Berbasis Kolaborasi

Sementara itu, Ketua MGPSSR Kabupaten Bangli, I Ketut Kayana, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Bali.

Ia berharap kegiatan lokasabha ini dapat menjadi momentum konsolidasi organisasi menyusul berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya, dengan agenda utama penyampaian program kerja, laporan pertanggungjawaban, dan pemilihan pengurus baru.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, beserta Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar. Pembukaan Lokasabha VIII secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Sedana Arta atas daulat dari Wagub Giri Prasta. Hp-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button