Bupati Sanjaya Hadiri Pemelasapasan Padmasana RSUD Singasana
Tekankan Makna Yadnya dan Pentingnya Pelayanan Kesehatan Preventif Sejak Dini

TABANAN, MataDewata.com | Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M menghadiri Karya Pemelaspasan Agung lan Ngenteg Linggih Ring Padmasana RSUD Singasana, Jumat (1/5/2026). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Tabanan, Asisten II, para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan, serta Direktur Utama RSUD Singasana berserta staf.

Dalam arahannya, Bupati Sanjaya menekankan pentingnya pelaksanaan yadnya sebagai bagian dari warisan leluhur yang sarat makna filosofis. Ia menyampaikan bahwa prosesi ngupasaksi yadnya yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik, dipuput oleh Ida Sang Sulinggih, serta disaksikan oleh unsur pemerintah dan masyarakat. Yadnya bukan sekadar ritual, tetapi memiliki esensi spiritual mendalam sebagai pedoman menjaga keseimbangan hidup.
“Hari ini kita datang berkumpul bersama melaksanakan ngupasaksi yadnya yang sudah berjalan dengan baik. Artinya karya ini sudah dilaksanakan dengan tulus ikhlas dan memenuhi unsur tri upa saksi, sehingga berjalan baik secara sekala dan niskala,” ujar Sanjaya. Ia juga mengingatkan manajemen RSUD Singasana agar mampu mengedepankan pelayanan preventif dalam melayani masyarakat, termasuk sosialisasi kesehatan untuk mencegah penyakit sejak hulu seperti penanganan stunting.

Direktur Utama RSUD Singasana, I Wayan Doddy Setiawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Bupati Tabanan terhadap pembangunan fasilitas spiritual tersebut. Pembangunan Padmasana yang rampung pada akhir tahun 2025 ini diharapkan mampu mendukung keseimbangan sekala dan niskala dalam pelayanan kesehatan. Peresmian Padmasana ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol resmi operasional fasilitas spiritual di lingkungan rumah sakit. Ht-MD



