Ini Strategi Menjaga Kemanan Bali

Perkuat Desa Adat dan Pecalang sebagai Penjaga Keamanan Bali yang Dilindungi Payung Hukum

DENPASAR, MataDewata.com | Sejak awal masa jabatannya, Gubernur Bali Wayan Koster telah menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi alam dan manusia Pulau Dewata. Beliau memiliki visi yang jauh ke depan dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan, baik dari dalam maupun luar Bali.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperkuat posisi Desa Adat sebagai benteng terakhir budaya Bali, serta memperkuat peran Pecalang sebagai penjaga keamanan Bali yang dilindungi oleh payung hukum.

Baca juga :  Tidak Mau Warganya Sakit, Gubernur Koster: Kesehatan Masyarakat (Kesmas) harus jadi Budaya Hidup Krama Bali

Gubernur Wayan Koster telah “Mengunci Gerbang” dan mengamankan Bali sejak awal. Kini, saatnya seluruh Desa Adat turut berjaga dan berperan aktif. Tanpa terkecuali sebagai masyarakat Bali juga memiliki tanggung jawab untuk terus mendukung dan menghormati kepemimpinan Gubernur Wayan Koster.

Karena dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap Bali, Gubernur sebagai pemimpin Bali berada di garis terdepan dalam mengambil keputusan demi melindungi dan menjaga keharmonisan serta kelestarian di Pulau Bali. Hp/As-MD

Baca juga :  Gubernur Bali dan Wawali Arya Wibawa Lepas 5.000 Pelari di Sanur Bali International Half Marathon 2026

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button