Pembatasan Plastik dan Medali dari Bahan Daur Ulang, Jatiluwih Fun Run 2026 Kedepankan Inovasi Waste Management

Dorong Jatiluwih Jadi Destinasi Sport Tourism Berkelanjutan

DENPASAR, MataDewata.com | Penyelenggaraan “Jatiluwih Fun Run 2026” mendapatkan dukungan penuh dari Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali dalam upaya memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata hijau. Kepala Perwakilan BI Bali, Erwin Soeriadimadja, menyatakan dukungannya terhadap event ini karena dinilai memiliki nilai tambah yang kuat melalui perpaduan olahraga, budaya, dan kelestarian lingkungan.

Salah satu inovasi yang didorong adalah penerapan kebijakan ramah lingkungan yang ketat, termasuk penggunaan medali unik berbahan daur ulang yang memanfaatkan limbah uang kertas sebagai simbol pengelolaan sampah berkelanjutan di Bali.

Baca juga :  ASITA "Tancap Gas" Pulihkan Pariwisata Bali

Selain medali inovatif, panitia penyelenggara juga berkomitmen penuh terhadap pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di sepanjang rute lari yang melintasi kawasan persawahan warisan budaya dunia UNESCO tersebut.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis sumber serta melibatkan UMKM lokal dalam pelaksanaannya. Dengan menonjolkan aspek keberlanjutan, ajang ini diharapkan mampu memberikan pengalaman spiritual dan fisik yang unik bagi para peserta sekaligus menjadi standar baru bagi event olahraga di Bali.

Baca juga :  Kemenpar Terus Sosialisasikan Wisata Aman dan Nyaman Saat Libur Nataru di Bali

Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba lari, melainkan promosi pariwisata berkelas internasional yang bertanggung jawab terhadap alam. Pendaftaran bagi para peserta rencananya akan mulai dibuka pada Mei 2026 mendatang.

Melalui sinergi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan industri pariwisata, Jatiluwih Fun Run 2026 diproyeksikan menjadi agenda tahunan strategis yang memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai destinasi sport tourism dunia yang tetap selaras dengan kelestarian lingkungan. Hp-MD

Baca juga :  Percepat Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui ITTSU 2023

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button