Pemkab Gianyar Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Perkuat Lingkungan Belajar Kondusif

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Kondusif

GIANYAR, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Gianyar bersinergi dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali melaksanakan pendampingan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Kegiatan yang dipusatkan di Royal Casa Ganesha Ubud, Selasa (28/4/2026), merupakan langkah strategis memperkuat tata kelola lingkungan pendidikan di daerah.

Pembentukan Pokja ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Nomor 17 Tahun 2026 serta Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026. Hal ini menjadi bukti komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjamin keamanan sosiokultural serta kesejahteraan psikologis seluruh warga sekolah.

Baca juga :  Raker KONI dan Dispora Gianyar Bersama Komisi IV DPRD Matangkan Strategi Porjar 2026 dan Target 3 Besar Porprov 2027

Kegiatan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa lingkungan belajar yang kondusif adalah pondasi utama untuk mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik secara fisik maupun mental.

“Budaya sekolah aman dan nyaman merupakan keseluruhan nilai, sikap, dan perilaku yang dibangun untuk menjamin perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, serta keamanan sosiokultural warga sekolah. Diperlukan kolaborasi seluruh Perangkat Daerah untuk mewujudkan hal ini,” ujar Pasek Lanang Sadia.

Baca juga :  Hari Otonomi Daerah XXX, Pemkab Gianyar Tekankan Sinergi dan Efisiensi untuk Wujudkan Asta Cita

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan penguatan terkait peran Pokja dalam mengimplementasikan BSAN secara menyeluruh. Selain sosialisasi kebijakan terbaru, agenda utama pertemuan ini adalah penyusunan draf Surat Keputusan (SK) Pokja BSAN sebagai payung hukum penguatan tata kelola di tingkat daerah hingga satuan pendidikan.

β€œPembentukan Pokja ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sehingga mendukung terbentuknya karakter peserta didik yang berdaya saing serta berkepribadian,” harap Lanang Sadia.

Baca juga :  Sekda Alit Wiradana Buka Lomba Rindik di Desa Padang Sambian Kelod

Hadir sebagai narasumber, Ni Wayan Surasmini, S.Si., M.Pd dari BPMP Provinsi Bali. Ia memaparkan implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, yang menjadi dasar yuridis utama pembentukan Pokja tersebut di Kabupaten Gianyar. Hd-MD

MD Suteja

π‘π„πƒπ€πŠπ“π”π‘ πŒπ€π“π€ 𝐃𝐄𝐖𝐀𝐓𝐀

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button