Wawali Arya Wibawa Dukung Denpasar City FC Berlaga di SingaCup 2026

DENPASAR, MataDewata.com | Denpasar City FC siap mengikuti ajang sepak bola internasional kelompok usia dini SingaCup 2026 di Singapura, 30 dan 31 Oktober mendatang. Klub asal Kota Denpasar ini mengirimkan dua tim yakni Kelompok Usia di Bawah 8 Tahun (KU-8) dan Kelompok Usia di Bawah 10 Tahun (KU-10) untuk bersaing sekaligus menambah pengalaman kancah internasional.
Sebelum berangkat ke Singapura, para pemain bersama jajaran manajemen Denpasar City FC menemui Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa untuk berpamitan. Mereka memohon doa restu dan dukungan agar turnamen berjalan lancar serta sukses meraih hasil terbaik.
Koordinator Manajemen Denpasar City FC Putu Sayang Merdawa menyampaikan keikutsertaan dalam SingaCup 2026 merupakan bagian dari proses pembinaan pemain usia dini secara berkelanjutan. Tim pelatih telah menyeleksi dan membina kedua tim tersebut berdasarkan skema latihan khusus.
“Dalam ajang SingaCup 2026 ini, kami mengirimkan dua kelompok usia, yakni KU-8 dan KU-10. Masing-masing tim diperkuat 12 pemain terbaik hasil seleksi. Target kami tentu meraih juara, tetapi yang tidak kalah penting adalah memberikan pengalaman bertanding di tingkat internasional bagi anak-anak,” ujar Putu Sayang Merdawa.
Putu Sayang Merdawa menjelaskan para pemain Denpasar City FC sebelumnya telah mengikuti berbagai kompetisi tingkat regional Bali maupun nasional. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan teknis, mental bertanding, kedisiplinan dan kepercayaan diri para pemain.
Klub Denpasar City FC sebelumnya telah mengirimkan empat kelompok usia yakni KU-9, KU-10, KU-12 dan KU-14 pada ajang kompetisi nasional dan semuanya berhasil membawa pulang trofi. Manajemen menjadikan capaian ini sebagai motivasi kuat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan memberikan ruang kepada pemain muda agar terus berkembang.
“Setelah ditempa di tingkat regional Bali dan nasional, sekarang anak-anak mendapatkan kesempatan untuk mengasah mental dan kemampuan di tingkat internasional. Mereka akan memperoleh pengalaman menghadapi pemain dari negara lain, sehingga dapat belajar banyak, baik dari sisi permainan maupun sikap saat bertanding,” tambahnya.
Klub Denpasar City FC baru berdiri sekitar satu tahun lalu dengan membawa visi dan misi membina atlet sepak bola sejak usia dini di Kota Denpasar. Manajemen berharap pembinaan ini mampu melahirkan generasi pesepak bola unggul yang bisa melanjutkan jejak pemain senior serta rutin berkompetisi ke berbagai jenjang kejuaraan.
Manajemen menargetkan para pemain kelak mampu menembus kelompok usia yang lebih tinggi dan berkesempatan mengikuti kompetisi prestisius seperti Piala Soeratin, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga turnamen bergengsi lainnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan kesempatan para pemain muda Denpasar City FC mewakili Bali mengikuti turnamen sepak bola internasional tersebut.
Arya Wibawa menilai keikutsertaan ajang SingaCup 2026 menjadi kesempatan sangat berharga bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman serta membangun mental dan karakter sebagai calon atlet sepak bola masa depan Kota Denpasar.
Agus Arya Wibawa secara khusus berpesan agar seluruh pemain senantiasa menjaga kesehatan, kedisiplinan, kekompakan dan semangat penuh selama mengikuti pertandingan. Ia sangat berharap para pemain mampu menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga nama baik Kota Denpasar dan Bali.
Arya Wibawa juga meminta para pemain taat melaksanakan persembahyangan di merajan atau tempat suci keluarga masing-masing sebelum keberangkatan untuk memohon keselamatan, kelancaran dan tuntunan.
Wakil Wali Kota Denpasar turut memberikan langsung bantuan bekal senilai Rp20 juta kepada tim Denpasar City FC sebagai wujud dukungan nyata pemerintah terhadap pembinaan atlet usia dini yang akan berlaga di ajang internasional.
“Anak-anak ini merupakan calon atlet masa depan Kota Denpasar yang perlu kita dukung bersama. Kami berharap kesempatan mengikuti turnamen internasional ini dapat menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding mereka. Tetap jaga kesehatan, junjung tinggi sportivitas, dan berikan yang terbaik bagi Kota Denpasar,” ujarnya.
Pengalaman bertanding luar negeri ini pastinya akan memperkuat pondasi pembinaan sepak bola usia dini di Kota Denpasar sekaligus menjadi bekal bagi para pemain muda untuk terus berkembang dan berkontribusi memajukan dunia sepak bola Indonesia. Ayu/Hd-MD



