Bupati Gianyar Lantik 26 Perbekel Terpilih, Tekankan Sinergi Pembangunan Desa dan Daerah

GIANYAR, MataDewata.com | Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, secara resmi melantik 26 perbekel terpilih hasil Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Tahun 2026 untuk masa jabatan 2026-2034. Pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, serta serah terima jabatan tersebut dilangsungkan di Ruang Sidang Utama Pusat Pemerintahan (Puspem) Gianyar, Jalan Kebo Iwa, Gianyar, Sabtu (24/10/2026).
Prosesi pelantikan sakral ini ditandai dengan penyematan tanda jabatan secara langsung oleh Bupati Gianyar kepada para perbekel terpilih, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan.
Dalam arahannya, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa akselerasi pembangunan di Kabupaten Gianyar sangat membutuhkan kekompakan, kebersamaan, serta sinergi yang kuat dari seluruh elemen, mulai dari tingkat pemerintah daerah hingga pemerintahan desa.
Menurutnya, pembangunan di berbagai sektor strategis, baik peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) maupun penyediaan fasilitas serta infrastruktur publik, telah dilaksanakan secara maksimal selama tujuh tahun terakhir. Seluruh capaian dan upaya tersebut akan terus dilanjutkan serta dituntaskan dalam tiga tahun ke depan.
“Ujung tombak pemerintahan adalah desa. Kalau desanya maju dan inovatif, Gianyar pasti maju,” tegas Mahayastra.
Bupati Mahayastra meminta kepada seluruh perbekel yang baru saja dilantik agar segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa yang benar-benar selaras dengan RPJM Daerah Kabupaten Gianyar. Keselarasan perencanaan ini dinilai sangat penting agar setiap program kerja di tingkat desa berjalan searah dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Ia juga menekankan agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) disesuaikan secara cermat dengan potensi, kebutuhan nyata, serta keunggulan masing-masing wilayah desa. Dengan demikian, anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong kemajuan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Bupati Mahayastra memaparkan bahwa berbagai urusan wajib pemerintah daerah di sejumlah sektor esensial telah dituntaskan melalui pola pembangunan yang terukur. Pada bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan secara menyeluruh bagi masyarakat, termasuk untuk berbagai jenis penyakit,hanya dengan menggunakan KTP Gianyar sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu di bidang pendidikan, pemkab juga menyalurkan beasiswa perguruan tinggi serta bantuan seragam sekolah gratis kepada sekitar 14.000 anak tingkat SD dan SMP di wilayah Gianyar. Berbagai program pro-rakyat tersebut dapat terwujud berkat dukungan dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak. “Berkat dukungan saudara-saudara semua, berbagai program pembangunan ini bisa terwujud,” ujarnya.
Menutup arahannya, Bupati Mahayastra mengingatkan bahwa dinamika demokrasi dalam pemerintahan harus senantiasa menjadi landasan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, bukan justru menciptakan perpecahan.
Kebersamaan dan soliditas antarpemimpin di akar rumput menjadi modal utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan secara berkelanjutan. “Dengan kebersamaan dan kesolidan, kita bisa membangun. Perbekel di Gianyar harus solid,” pungkasnya. Hg-MD



