Pemkot Denpasar Gelar Gerakan Peduli Antrean BBM, Bagikan Nasi Bungkus dan Air Mineral Gratis
Sekda Eddy Mulya Pimpin Aksi, PMI Siagakan Layanan Medis untuk Petugas SPBU

DENPASAR, MataDewata.com | Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi nyata bertajuk Gerakan Peduli bagi masyarakat yang tengah mengantre bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Denpasar, Jumat (16/10/2026).
Aksi kepedulian sosial ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, dengan melibatkan jajaran perangkat daerah serta KORPRI Kota Denpasar. Kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan dukungan moral dan material kepada masyarakat sekaligus memastikan kondisi kesehatan para petugas SPBU yang terus berjaga melayani kebutuhan energi warga.
Dalam pelaksanaannya, Sekda Eddy Mulya bersama jajaran turun langsung menyapa dan berbincang dengan masyarakat yang sedang mengantre di SPBU.
Selain memberikan suntikan semangat, Pemkot Denpasar juga membagikan air mineral serta ratusan nasi bungkus gratis di beberapa titik strategis, di antaranya SPBU Hayam Wuruk, SPBU Jalan Badak Agung, SPBU Jalan Ahmad Yani, serta sejumlah lokasi lainnya di Kota Denpasar.
Tak hanya berfokus kepada warga yang mengantre, perhatian khusus juga diberikan kepada para petugas SPBU yang harus bekerja ekstra keras di tengah lonjakan aktivitas pelayanan. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar, Pemkot menyiagakan layanan kesehatan darurat lengkap dengan pembagian vitamin bagi petugas SPBU yang mengalami kelelahan akibat durasi kerja yang panjang.
Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengungkapkan bahwa gerakan ini dilaksanakan atas seizin dan arahan langsung dari Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap warga dan para petugas pelayanan publik.
“Pada hari ini, melalui KORPRI Kota Denpasar bersama seluruh perangkat daerah, kami bergerak ke sejumlah SPBU yang melayani distribusi BBM. Dari hasil pemantauan, masyarakat masih terlihat mengantre. Kami berharap distribusi BBM kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan situasi ini segera teratasi,” ujar Sekda Eddy Mulya.
Ia menjelaskan, kehadiran pemerintah di lapangan bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat yang harus menunggu dalam antrean, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan logistik dasar selama mereka berada di area SPBU.
“Kami hadir untuk memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat melalui gerakan peduli dengan membagikan air mineral dan nasi bungkus. Kami juga menyiagakan tim medis melalui PMI Kota Denpasar di sejumlah SPBU untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun petugas yang membutuhkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eddy Mulya menekankan bahwa para petugas SPBU juga sangat memerlukan perhatian dan perlindungan kesehatan, mengingat mereka harus bekerja dengan jam operasional yang jauh lebih lama demi menjaga kelancaran pasokan energi kepada masyarakat.
Salah satu titik peninjauan yang menjadi perhatian khusus berada di SPBU Jalan Badak Agung, kawasan Renon, Kelurahan Sumerta Kelod. Di lokasi tersebut, seorang petugas SPBU mendapatkan penanganan medis cepat dari tim PMI setelah mengalami kondisi lemas akibat bekerja lembur berturut-turut.
“Petugas SPBU juga perlu mendapatkan perhatian karena telah bekerja keras, bahkan hingga lembur untuk melayani masyarakat. Kami berharap mereka tetap menjaga kesehatan, mendapatkan waktu istirahat yang cukup, serta memperoleh asupan vitamin. Harapan kami, masyarakat yang mengantre tetap sehat, petugas yang melayani juga sehat, dan distribusi BBM di Kota Denpasar dapat segera kembali lancar,” ungkapnya.
Terkait upaya pemulihan pasokan energi, Eddy Mulya menegaskan bahwa Pemkot Denpasar secara berkesinambungan terus menjalin komunikasi intensif dan koordinasi dengan pihak Pertamina. Pemerintah daerah berharap sinergi tersebut dapat mempercepat normalisasi distribusi sekaligus meringankan beban masyarakat.
Melalui Gerakan Peduli ini, Pemkot Denpasar berharap nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial semakin tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kehadiran pemerintah bersama PMI di lapangan diharapkan tidak hanya meringankan warga yang mengantre, tetapi juga memastikan para pejuang lapangan di SPBU mendapatkan dukungan kesehatan yang memadai.
Sementara itu, salah seorang petugas SPBU di Jalan Badak Agung, Renon, Komang Ayu, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian serta layanan kesehatan yang diberikan oleh Pemkot Denpasar dan PMI. Ia mengaku sempat mengalami kelelahan hingga lemas setelah bekerja lembur sejak hari Selasa sebelumnya.
“Terima kasih kepada PMI Kota Denpasar maupun seluruh jajaran Pemkot Denpasar yang sudah memberikan pelayanan kesehatan. Saya merasa lemas karena sudah bekerja lembur sejak hari Selasa, dari pukul 14:00 Wita sampai pukul 02:00 Wita dini hari. Selama bekerja dengan durasi normal, baru kali ini saya mengalami situasi seperti ini,” ungkapnya penuh haru.
Komang Ayu menceritakan bahwa tingginya volume antrean dan kebutuhan pelayanan publik yang mendesak mengharuskannya untuk terus bersiaga melampaui jam kerja normal, bahkan ia harus meninggalkan anaknya yang masih berusia tujuh tahun di tempat kos kawasan Panjer demi menuntaskan tanggung jawab profesionalnya. Hd-MD



