Bupati Badung Tegaskan Komitmen Komposisi APBD 2026: 59,23% Anggaran Disiapkan untuk Infrastruktur dan Pariwisata

BADUNG, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan komitmen komposisi APBD 2026 sebesar 59,23% Anggaran disiapkan untuk Infrastruktur dan Pariwisata. Hal itu, disampaikan setelah semua fraksi DPRD Kabupaten Badung menyatakan kesepakatan dan dukungannya terhadap langkah rancangan Perubahan APBD 2026 yang diajukan oleh pihak eksekutif.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menyampaikan kebijakan pengalokasian anggaran Perubahan APBD 2026 difokuskan pada pembangunan dan pembenahan konektivitas dan jaringan jalan, dengan porsi mencapai 59,23% dari total belanja daerah. Hal itu, disampaikan usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Badung dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi di Ruang Sidang Utama Gosana, Jumat (11/9/2026).
“Tantangan kita ke depan adalah menyangkut infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan para wisatawan. Pengalokasian 59,23% ini merupakan bentuk komitmen untuk melakukan pembenahan dan pembangunan yang fundamental, khususnya jaringan jalan guna memperkuat konektivitas antar wilayah,” ujar Arnawa.
Ia Optimistis pendapatan daerah meningkat dari Rp10,3 triliun menjadi Rp10,5 triliun dengan lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai lebih dari Rp9,7 triliun, sekaligus langsung menginstruksikan Sekda dan pimpinan perangkat daerah untuk menggenjot kinerja demi mengejar serapan realisasi fisik semester I yang baru menyentuh angka 30%.
“Serapan anggaran ini menjadi perhatian dan atensi khusus. Saya sudah minta Pak Sekda dan seluruh perangkat daerah untuk mengejar dan mengakselerasi capaian fisik di semester kedua ini, terlebih kita akan segera menghadapi musim hujan yang dapat menjadi kendala di lapangan,” ujarnya.
Terkait Penataan Kuta saat ini tengah melakukan penataan dan penurunan kabel utilitas untuk mengembalikan citra Kuta sebagai ikon pariwisata daerah.
“Kami sebenarnya sudah melakukan sentuhan-sentuhan di sana secara bertahap. Sekarang mulai kita lakukan beautifikasi melalui penataan pedestrian dan kabel-kabel utilitas mulai kita turunkan. Ini upaya Pemkab Badung untuk membangun kembali citra pariwisata, khususnya Kuta yang menjadi ikon kita agar bisa bangkit kembali,” ucapnya.
Sementara itu, pada sektor penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM), pemerintah telah menyiapkan program Beasiswa S1 dengan sasaran utama mencakup keluarga petani di Kabupaten Badung.
“Secara paralel kami membuat program strategis untuk menyiapkan SDM unggul di Badung. Saya menghimbau dan meminta bantuan media untuk menginformasikan kepada masyarakat Badung yang berpotensi agar segera melapor jika memenuhi syarat,β pungkasnya. On-MD



