Komitmen Pemerataan Pembangunan, Bupati Tabanan Usung Konsep “Menata Kota, Membangun Desa”

TABANAN, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmen pemerataan pembangunan melalui konsep “Menata Kota, Membangun Desa”. Pendekatan ini diarahkan agar pembangunan tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau desa dengan memperhatikan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan, pemerataan pembangunan perlu diwujudkan melalui program nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Karena itu, perencanaan tidak cukup dilakukan di balik meja, tetapi harus disertai peninjauan langsung terhadap kondisi di lapangan.
“Kami sampaikan bahwa kami fokusnya komitmen yang penuh melakukan pembangunan secara merata dengan prinsip menata kota, membangun desa,” ujar Sanjaya dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Tabanan, Jumat (9/10/2026).
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui program berkantor di desa yang disertai pelayanan langsung kepada masyarakat. Pendekatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memahami kondisi wilayah sekaligus mendekatkan pelayanan kepada warga.
Menurut Sanjaya, pelaksanaan program menjadi kunci untuk menjawab berbagai pandangan terkait arah pembangunan daerah. Karenanya, setiap kebijakan dan gagasan pemerintah harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Jadi, bagaimana menjawab sebuah opini dengan kegiatan, dengan program. Tanpa pernah melakukan sesuatu, kita tidak akan pernah mendapatkan sesuatu,” tegasnya.
Sanjaya menegaskan bahwa arah pembangunan desa harus dirumuskan secara kontekstual berdasarkan potensi lokal yang dimiliki masing-masing wilayah. Karena itu, perencanaan tidak cukup hanya dikerjakan di balik meja kantor dinas tapi harus berdasarkan fakta dilapangan. “Kalau membangun desa harus sesuai dengan potensi desanya. Tidak kita bisa duduk di Bappeda buat perencanaan atau di mana di dinas kita tanpa melihat desanya,” tegas Sanjaya.
Sejalan dengan pendekatan tersebut, pemerataan pembangunan juga diarahkan pada pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan fasilitas pendukung di desa. Ia menyebut sejumlah pembangunan yang telah dibangun Pemkab Tabanan. “Boleh nanti dilihat. Karena kita pun bangun jembatan, membangun aspal, membangun irigasi, membangun perkebunan, membangun pura-pura, membangun tempat-tempat ibadah segala jenis,” tutupnya.
Pemerataan pembangunan melalui konsep “Menata Kota, Membangun Desa” menjadi bagian dari arah pembangunan Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM) melalui pola pembangunan semesta berencana. On-MD



