Bank BPD Bali Petik Ilmu Penguatan Klaster UMKM di Semarang

SEMARANG, MataDewata.com | PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) terus berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM di Pulau Dewata dengan melakukan studi tiru dan penggalian informasi strategis ke Klaster Bandeng Kota Semarang, Jawa Tengah. Langkah ini diambil untuk mempelajari pola pendampingan klaster yang sukses mengintegrasikan 60 UMKM olahan ikan dari skala rumah tangga hingga menembus pasar internasional.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Bank BPD Bali, Sanjaya Caesar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pola pemberdayaan yang dilakukan di Klaster Bandeng Semarang sangat relevan dengan visi pembangunan Bali yang berlandaskan ekonomi Kerthi Bali. Menurutnya, keberhasilan klaster ini dalam memandirikan UMKM melalui pendampingan berkelanjutan menjadi bahan referensi berharga bagi Bank BPD Bali dalam memberikan layanan yang melampaui sekadar pembiayaan modal.

Baca juga :  May Day 2026, Pemkot Denpasar Perkuat Kolaborasi demi Kesejahteraan Pekerja

“Kunjungan ini merupakan upaya kami menimba dan memetik informasi mendalam mengenai pola pembinaan klaster. Apa yang kami dapatkan di sini bisa menjadi bahan dalam pendampingan UMKM di Bali. Semoga ada hal bermanfaat yang bisa dibawa ke Bali untuk disebarluaskan bagi UMKM dalam melakukan pendampingan dan penguatan, baik dari sisi permodalan maupun akses pemasaran,” ujar Sanjaya Caesar di sela-sela peninjauan UMKM New Cita Indonesia di Semarang, Sabtu (9/5/2026).

Baca juga :  PT BPR Dana Karya Nusa Tumbuh Positif di Masa Pandemi

Sanjaya menambahkan, Bank BPD Bali melihat potensi besar dalam penerapan manajemen keuangan yang disiplin dan pemanfaatan teknologi tepat guna seperti yang diterapkan oleh mitra binaan LPPM Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini. Dengan manajemen yang tertata, akses terhadap pinjaman seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi lebih efektif dalam membangkitkan skala usaha UMKM.

Sekretaris Klaster Bandeng Kota Semarang, Sari Noviani, memaparkan bagaimana dukungan lintas sektor, mulai dari dinas terkait, akademisi hingga perbankan, mampu mengubah unit produksi kecil menjadi bisnis berskala besar. Saat ini, klaster tersebut telah mampu menyuplai kebutuhan seluruh rumah sakit di Semarang serta merambah pasar digital dan terbentuknya agen-agen besar di beberapa kota

Baca juga :  Sudirta Titip Bingkisan Kecil untuk Disabilitas

Kehadiran Bank BPD Bali disambut hangat oleh perwakilan Dinas Perikanan Kota Semarang, dan perwkilan Balai Budidaya Ikan Air Payau dan Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengahg. Hadir pula BAPPEDA Kota Semarang serta tim pendamping UMKM Klaster Bandeng. Sinergi antara pemerintah dan perbankan ini diharapkan mampu menciptakan model pembinaan UMKM yang tangguh, yang nantinya akan diimplementasikan kembali oleh Bank BPD Bali demi kesejahteraan krama Bali. Hs-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button