“From Zero to Hero”, Wagub Giri Prasta Dorong Atlet Yongmoodo Bali Berprestasi hingga Tingkat Internasional

DENPASAR, MataDewata.com | Wakil Gubernur Bali yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta, mendorong para atlet Yongmoodo Bali untuk terus meningkatkan disiplin, semangat, dan prestasi dengan mengusung prinsip pantang menyerah “From Zero to Hero”.
Dorongan motivasi tersebut disampaikannya di sela-sela penutupan Kejuaraan Yongmoodo KONI Cup 2026 yang diselenggarakan di GOR Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (8/11/2026).
Menurut Wagub Giri Prasta, prinsip From Zero to Hero menjadi motivasi fundamental dalam mengembangkan Yongmoodo, mengingat seni beladiri ini merupakan salah satu cabang olahraga yang relatif baru berkembang di Bali.
“Berawal dari tidak ada menjadi ada, dari kecil menjadi besar. Ini sangat tergantung pada disiplin dan semangat para atlet serta dukungan pemerintah dan swasta. Bersama dengan cabang olahraga lainnya, saya berharap Yongmoodo terus berkembang hingga mampu mencetak prestasi di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujar Wakil Gubernur Giri Prasta.
Pemprov Bali bersama KONI Bali berkomitmen penuh mendukung penyelenggaraan berbagai ajang kejuaraan olahraga sebagai wadah mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, sekaligus penjaringan bibit potensial.
Bentuk dukungan berkelanjutan ini juga diarahkan pada jaminan masa depan atlet berprestasi, termasuk memberikan fasilitasi untuk melanjutkan pendidikan dan memperoleh pekerjaan. Sebagai wujud apresiasi nyata, Giri Prasta secara spontan mengucurkan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp3 juta kepada atlet Yongmoodo Bali yang sukses meraih medali di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Selain itu, KONI Bali juga menyerahkan bantuan pembinaan sebesar Rp20 juta untuk menyukseskan penyelenggaraan Kejuaraan Yongmoodo KONI Cup 2026 di Denpasar.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Yongmoodo KONI Cup 2026 Denpasar, Anak Agung Ngurah Juli Wardana Putra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara. Ia melaporkan bahwa kejuaraan yang berlangsung selama dua hari pada 7-8 November 2026 ini diikuti oleh 150 atlet dari 13 kontingen se-Bali yang bertanding di kategori pemula, kadet, junior, hingga senior.
Pada akhir kejuaraan, Kontingen Denpasar A berhasil keluar sebagai Juara Umum I dengan perolehan dominan 9 medali emas, 9 perak, dan 2 perunggu. Posisi Juara Umum II diraih oleh GAS A dengan koleksi 5 medali emas, 3 perak, dan 6 perunggu, disusul Gintara A di posisi Juara Umum III dengan perolehan 4 medali emas, 4 perak, dan 7 perunggu. Hd-MD



