Wawali Arya Wibawa Hadiri Pemelaspasan Bale Kulkul dan Piodalan Nadi Banjar Bun

Serahkan dana hibah sebesar Rp300 juta

DENPASAR, MataDewata.com | Bertepatan dengan rahina Saniscara Kliwon Wuku Wariga, warga Banjar Bun, Desa Adat Denpasar, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur melaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul sekaligus Piodalan Nadi di Banjar Bun, Sabtu (23/5/2026). Prosesi sakral tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai wujud bhakti masyarakat dalam menjaga adat, budaya, dan keharmonisan banjar.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, turut menghadiri kegiatan ini sekaligus membunyikan kulkul serta menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Bale Kulkul. Acara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta menyerahkan punia dan bantuan hibah sebesar Rp300 juta untuk pembangunan bale kulkul tersebut.

Baca juga :  Bersama ITB STIKOM Bali, Mahasiswa Internship dari Montpellier Prancis Melakukan Pengembangan Desa Digital di Desa Punggul Badung

Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Mahendra Jaya, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, serta tokoh masyarakat setempat turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya upacara pemelaspasan Bale Kulkul tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Bali yang patut dijaga dan dilestarikan.

Baca juga :  Diikuti Puluhan Peserta, Jembrana Tuan Rumah Perdana Kejurnas Time Rally 2026

β€œSetelah usai diupacarai melaspas, dumogi masyarakat Banjar Bun semakin erat dan kompak,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia, I Gede Anom Pawira Suta menjelaskan bahwa Karya Pemelaspasan dilaksanakan seiring rampungnya pembangunan Bale Kulkul Banjar Bun. Prosesi tersebut kemudian dirangkaikan dengan Piodalan Nadi di Pura Merajan Banjar Bun sehingga kedua upacara dapat berlangsung bersamaan dalam satu hari yang penuh makna.

Ida Pedanda Putra Keniten dari Griya Keniten, Banjar Tainsiat, Denpasar memuput upacara suci tersebut. Dengan jumlah sekitar 200 Kepala Keluarga yang tergabung dalam Banjar Bun, pihak panitia berharap keberadaan Bale Kulkul ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh krama untuk senantiasa sadar berbanjar serta aktif dalam setiap kegiatan adat dan sosial kemasyarakatan.

Baca juga :  Bupati Adi Arnawa Upasaksi Karya Nyawa Wedana Utama Ungasan

“Astungkara semoga dengan selesainya Pemelaspasan bale kulkul ini akan semakin menambah manfaat bagi umat,” katanya. Lebih lanjut, Bale Kulkul ini juga diharapkan menjadi simbol pemersatu masyarakat adat Banjar Bun sekaligus memperkuat keharmonisan kehidupan adat dan budaya di Kota Denpasar. Ayu-Nd/Hd-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button