Momen Hari Pers Sedunia: Mata Dewata Teguhkan Komitmen Jurnalisme Sehat dan Profesional
MD Suteja Ajak Insan Pers Bali Jaga Marwah Jurnalisme

DENPASAR, MataDewata.com | Setiap tanggal 3 Mei, dunia merayakan Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day). Momen refleksi penting bagi seluruh insan pers untuk memperkuat komitmen terhadap kebenaran, integritas, dan profesionalisme di tengah derasnya arus informasi digital.
Bagi portal berita MataDewata.com, peringatan tahun ini terasa jauh lebih bermakna. Pasalnya, di tengah tuntutan kualitas jurnalisme yang semakin tinggi, Mata Dewata secara resmi telah mengantongi legitimasi sebagai anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali dengan nomor registrasi 042 / Reg / 2021 / SMSI Bali.
I Made Suteja (MD Suteja), wartawan senior yang juga mengemban amanah sebagai pengurus Bidang Penelitian dan Isu Publik SMSI Bali, menyatakan bahwa kebebasan pers harus dibarengi dengan tanggung jawab moral dan legalitas yang jelas.
“Hari Pers Sedunia bukan sekadar perayaan, tapi pengingat bahwa jurnalis harus menjadi mata dan telinga masyarakat yang jujur. Dengan keanggotaan resmi di bawah konstituen Dewan Pers, kami di Mata Dewata berkomitmen menjaga marwah jurnalisme Bali yang profesional dan beretika,” ujar sosok yang akrab disapa Pak MD ini.
Di tengah fenomena hoax dan berita instan, Mata Dewata memposisikan diri sebagai rujukan utama melalui tagline “Berita Dalam Genggam”. Validasi institusional melalui Sertifikat Tanda Anggota SMSI yang ditandatangani oleh Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja, dan Sekretaris Arief Wibisono, menjadi bukti bahwa Mata Dewata dikelola dengan standar media nasional.
Melalui Bidang Penelitian dan Isu Publik, MD Suteja berkomitmen untuk terus membedah berbagai dinamika sosial dan kebijakan pemerintah di Bali agar tetap selaras dengan kepentingan publik. Sinergi ini diharapkan mampu membawa pers di Bali ke tingkat yang lebih bermartabat dan memiliki otoritas di mata mesin pencari global maupun pembaca lokal.
Selamat Hari Pers Sedunia. Terus menyuarakan kebenaran, terus memberikan edukasi, dan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi. Hd-MD-9



