Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Rahina Tumpek Klurut

DENPASAR, MataDewata.com | Gubernur Bali Wayan Koster merayakan Hari Tumpek Klurut (Hari Tresna Asih) dengan cara sederhana. Dalam momentum hari kasih sayang menurut kearifan lokal Bali ini, Gubernur Koster mentraktir ratusan cup kopi di Jenar Coffee dan Tan Panama Coffee Shop Denpasar, pada Sabtu (3/1/2026). Tak hanya kopi, Gubernur Koster juga mentraktir menu babi guling di Warung Men Wenci kawasan Sangeh, Kabupaten Badung sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM lokal, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.

Sejak pagi, lokasi babi guling ini dipadati pengunjung. Dua ekor be guling ludes sekejap. Saat ditemui di Tan Panama Coffee Shop, Gubernur Koster tampak bercengkrama santai dengan para pengunjung yang didominasi anak-anak muda (yowana). Suasana berlangsung hangat dan akrab. Bahkan, Gubernur Koster sempat menjadi pusat objek foto bersama. Gubernur dua periode ini melayani dengan tulus setiap permintaan selfie.

Baca juga :  Rapat Paripurna DPRD Badung Sepakati 4 Ranperda dan KUA PPAS Tahun Anggaran 2024 Jadi Produk Hukum

Gubernur Koster mengatakan, perayaan Tumpek Klurut dimaknai sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa tresna asih (kasih sayang), mempererat hubungan antar sesama, serta memperkuat jati diri dan karakter masyarakat Bali. “Tumpek Klurut ini adalah hari kasih sayang menurut kearifan lokal Bali. Kita maknai dengan berbagi, membangun interaksi yang hangat, terutama dengan generasi muda, sekaligus mendukung UMKM lokal,” ujar Gubernur Koster.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara niskala lan sekala. Secara niskala diawali dengan persembahyangan yang dipusatkan di Pura Candi Narmada, sementara secara sekala diwujudkan melalui interaksi langsung dengan masyarakat, khususnya anak muda, di ruang-ruang publik seperti coffee shop. Antusiasme pengunjung cukup besar, Salah seorang pengunjung bernama Prama asal Denpasar, mengaku senang bisa berada langsung di lokasi dan merasakan suasana kebersamaan tersebut. Berikutnya

Baca juga :  Ribuan Warga Klungkung Suarakan Kemenangan Ganjar-Mahfud Presiden di Pilpres 2024

“Kebetulan sekalian weekend, terus ditraktir sama Pak Gubernur. Senang sekali, awal tahun sudah ada momen seperti ini. Terima kasih banyak, senang sekali,” ujar Prama. Di sisi lain, Gubernur Koster mengatakan UMKM lokal Bali memiliki peran strategis dalam menjaga budaya Bali sekaligus menjadi ruang kreativitas generasi muda. Karena itu, momentum Tumpek Klurut dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas, kebersamaan, lan rasa tresna asih di tengah masyarakat.

Baca juga :  Cintai Produk IKM Bali, Menperin Apresiasi Gubernur Koster Konsisten Perhatikan Perajin melalui Pameran IKM Bali Bangkit

Perayaan Tumpek Klurut ini pun menjadi contoh bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Bali tetap relevan dan dapat dimaknai secara kontekstual dalam kehidupan masyarakat modern. Tujuannya menurut Gubernur adalah untuk membangun jati diri, karakter, dan identitas krama Bali, yang merupakan warisan leluhur.

“Ini penting untuk kita rawat dan perkuat bersama,” tuturnya. Tak sampai disana, Koster juga menghadirkan hiburan pentas musik di Panggung terbuka Ksirarnawa, Art Center, Denpasar di hari yang sama untuk dinikmati bersama oleh masyarakat luas mulai pukul 18.00 WITA hingga selesai. ”Musiknya dikemas untuk menciptakan suasana tenang, damai, lan becik, agar masyarakat bisa menikmati kebersamaan dengan nyaman,” pungkas Gubernur Koster. Hp-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button