“Unjuk Gigi” Karya Warga Binaan Lapastik Bangli di Pameran HUT ke-820 Kota Bangli
Ajak Masyarakat Gunakan Produk WBP

BANGLI, MataDewata.com | Mengajak masyarakat untuk menggunakan produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lapas Narkotika Kelas IIA (Lapastik) Bangli menampilkan (unjuk gigi) hasil karya WBP pada pameran dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-820 Kota Bangli bertempat di Alun alun Kota Bangli, kegiatan pameran ini dilaksanakan selama tiga hari, Senin hingga Rabu (13-15 Mei 2024).
Dalam pameran ini, Lapas Narkotika Bangli menampilkan beberapa produk unggulan yang menjadi hasil pembinaan kemandirian narapidana seperti keben koran, pot teraso, asparagus, tahu, tempat dan produk-produk lainnya. Tidak hanya ditampilkan, produk produk WBP Lapas Narkotika Bangli yang tersedia ini juga dapat dibeli untuk digunakan oleh masyarakat yang berkunjung. Adapun salah satu produk yang paling laris terjual adalah tempe hasil karya WBP yang sangat diminati khususnya oleh kalangan ibu ibu yang datang ke pameran.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Pramella Yunidar Pasaribu, mengapresiasi partisipasi karya WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli dalam Pameran yang diadakan di Alun-Alun Bangli dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-820 Kabupaten Bangli.”Partisipasi Ini merupakan bukti bahwa WBP Lapas Narkotika Bangli mampu menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan bernilai ekonomi,” ucapnya
Selanjutnya Pramella berharap pameran ini dapat menjadi ajang bagi WBP untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka memiliki potensi dan keterampilan yang dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. “Saya juga berharap masyarakat Bali khususnya Bangli dapat memberikan dukungan kepada WBP dengan membeli produk-produk mereka,” pungkas Pramella.
Menurut Pramella, partisipasi hasil karya WBP dalam pameran ini merupakan salah satu bentuk pembinaan dan reintegrasi sosial yang dilakukan oleh Lapas Narkotika Bangli. “Pembinaan dan reintegrasi sosial bertujuan untuk mempersiapkan WBP untuk kembali ke masyarakat sebagai warga negara yang produktif dan taat hukum,” tutupnya. Kh-MD