Pramella Imbau UMKM Manfaatkan Mobile IP Clinic Lindungi Kekayaan Intelektual

GIANYAR, MataDewata.com | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Bali, Pramella Yunidar Pasaribu mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan kesempatan yang diberikan pada kegiatan Mobile Intellectual Property (IP) Clinic.

Pramella menekankan pentingnya UMKM memahami dan melindungi kekayaan intelektual dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat, terutama di era ekonomi digital.

Baca juga :  Aksi Sosial Menyapa dan Berbagi TP PKK Bali di Kota Denpasar

“UMKM memiliki banyak ide kreatif dan inovatif, namun seringkali tidak menyadari nilai dan pentingnya melindungi kekayaan intelektual mereka. Oleh karena itu, saya mengimbau para pelaku UMKM di Bali untuk memanfaatkan Mobile IP Clinic sebagai sarana untuk memperoleh pemahaman dan layanan konsultasi tentang perlindungan hak kekayaan intelektual,” ungkap Pramella saat melihat produk UMKM pada kegiatan Mobile IP Clinic di Alun-Alun Kota Gianyar.

Baca juga :  Jelang Pemilu, Badung Tertinggi Rekam Data E-KTP Pemilih Pemula

Mobile IP Clinic merupakan program yang dirancang khusus untuk memberikan informasi dan bimbingan kepada masyarakat, termasuk UMKM, tentang proses pendaftaran dan perlindungan hak kekayaan intelektual seperti merek dagang, paten dan hak cipta.

Pramella juga menegaskan bahwa melalui pemahaman yang baik tentang perlindungan kekayaan intelektual, UMKM dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan produk dan layanan mereka, serta melindungi hasil karya dari penyalahgunaan dan pelanggaran hak. “kami berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan daya saing dan ketahanan bisnis mereka di pasar yang kompetitif,” tambahnya.

Baca juga :  Rapat Paripurna, Bupati Giri Prasta Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pembahasan Raperda RTRW Badung 2025-2045

Pramella juga mengundang seluruh pelaku UMKM di Bali untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan Mobile IP Clinic yang akan diselenggarakan di berbagai lokasi, termasuk di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Badung. Kh-MD

MD Suteja

π‘π„πƒπ€πŠπ“π”π‘ πŒπ€π“π€ 𝐃𝐄𝐖𝐀𝐓𝐀

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button