Bupati Sanjaya dan Ny. Rai Wahyuni Ziarah ke Makam Guruh Soekarnoputra
Kenang Dedikasi Almarhum untuk Seni dan Kebudayaan Indonesia

JAKARTA, MataDewata.com | Pemerintah Kabupaten Tabanan menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya tokoh seni dan budaya nasional, Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau Guruh Soekarnoputra, yang merupakan putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno dan Ibu Fatmawati.
Ungkapan duka tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama istrinya, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, melalui ziarah ke makam almarhum di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).
Kehadiran Bupati Sanjaya dan Bunda Rai di TPU Karet Bivak menjadi bentuk penghormatan atas kepergian sosok yang dikenal luas sebagai seniman besar, budayawan, koreografer, musisi, sekaligus politikus. Almarhum dimakamkan berdampingan dengan pusara sang ibunda, Fatmawati.
Di sisi pusara, Bupati Sanjaya bersama Bunda Rai menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Guruh Soekarnoputra yang berpulang pada Sabtu, 26 September 2026, dalam suasana haru dan penuh penghormatan.
Bupati Sanjaya memandang Guruh Soekarnoputra sebagai sosok yang telah memberikan jejak penting dalam perjalanan seni dan budaya Indonesia. Penghormatan tersebut diberikan atas dedikasi dan konsistensi almarhum dalam merawat, mengembangkan, serta memperkenalkan kekayaan seni budaya Nusantara yang sarat nilai kebangsaan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan, kehadiran di pusara almarhum menjadi bentuk penghormatan atas warisan karya dan pemikiran yang telah ditorehkan sepanjang hayat kepada seni, budaya, dan Indonesia. Ht-MD



