Wakapolres Gianyar Ajak Pelajar Bijak Bermedsos dan Perangi Hoaks
Ingatkan Siswa Prinsip Saring Sebelum Sharing Demi Jaga Ruang Digital Sehat

GIANYAR, MataDewata.com | Wakapolres Gianyar, Kompol Willa Jully Nendisa, S.I.K., mengajak para pelajar SMAN 1 Gianyar untuk senantiasa bijak dalam menggunakan media sosial, bersikap kritis terhadap setiap informasi yang beredar, serta tidak mudah percaya maupun menyebarkan berita yang belum terverifikasi kebenarannya.
Ajakan tersebut disampaikan saat menjadi pembina upacara bendera yang dirangkaikan dengan pembukaan Bulan Bahasa 2026 di SMAN 1 Gianyar, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel SMAN 1 Gianyar ini diikuti oleh Kepala SMAN 1 Gianyar I Wayan Sudra Astra, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas I Ketut Reta, Kabag SDM Polres Gianyar Kompol I Made Sutika, para dewan guru, serta sekitar 300 orang siswa.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud nyata program “Polidik” (Polisi Peduli Pendidikan) sekaligus bentuk dukungan terhadap Program Quick Wins Prioritas Kapolri dalam membangun kedekatan antara Polri dan lingkungan pendidikan serta menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda.
Kompol Willa Jully Nendisa menekankan bahwa pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial harus diimbangi dengan kecerdasan digital, kemampuan berpikir kritis, serta rasa tanggung jawab yang tinggi dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
“Di era digital saat ini, adik-adik harus semakin bijak dalam bermedia sosial. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi langsung membagikannya kepada orang lain. Hoaks bukan hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga dapat memicu konflik, merusak nama baik seseorang, bahkan mengganggu ketertiban masyarakat,” tegas Kompol Willa.
Dalam arahannya, Wakapolres mengingatkan para siswa agar selalu menerapkan prinsip saring sebelum sharing, memeriksa keabsahan sumber informasi, dan memastikan kebenaran berita sebelum membagikannya kepada pihak lain.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, bermanfaat, dan mendidik. Jangan sampai media sosial digunakan untuk menyebarkan fitnah, provokasi, maupun ujaran kebencian. Ingat, jempolmu adalah tanggung jawabmu. Mari kita hentikan penyebaran hoaks mulai dari diri sendiri,” harapnya.
Selain kecerdasan digital, Wakapolres Gianyar juga mendorong para pelajar agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang luhur, berakhlak mulia, dan berintegritas. Para siswa diimbau untuk berkonsultasi dengan guru, orang tua, atau melapor kepada pihak berwenang jika menemukan informasi mencurigakan.
Usai pelaksanaan upacara bendera, rangkaian acara dilanjutkan dengan pembukaan Bulan Bahasa 2026 yang ditandai secara simbolis melalui pelepasan burung merpati oleh Wakapolres Gianyar, didampingi oleh Kepala SMAN 1 Gianyar serta para guru.
Melalui program Polidik ini, Polres Gianyar berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang cerdas, disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum dan literasi digital yang baik guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata. Drm-MD



