Pemkab Badung Berpartisipasi dalam Colours of Cultures Festival ke-10
Perkuat Posisi Seni Tradisi Lewat Tema Tanda Mata Nusantara

JAKARTA, MataDewata.com | Seni budaya Kabupaten Badung kembali menorehkan prestasi serta catatan membanggakan di kancah nasional. Delegasi kesenian Tari Kecak Kabupaten Badung sukses tampil memukau dan menyedot perhatian ribuan penonton dalam ajang bergengsi Colours of Cultures Festival (CoCF) Ke-10 yang dihelat di kawasan historis Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Kehadiran Kabupaten Badung dalam festival akbar bertema “Tanda Mata Nusantara” ini menjadi bukti nyata pengakuan luas terhadap kekayaan serta keluhuran seni budaya daerah. Festival tahunan yang berlangsung pada 16-18 Oktober 2026 ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara IndonesiaTIC dan FORKAPPSI, serta mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI, BUMN, BUMD, hingga berbagai komunitas pecinta budaya nusantara. Terlebih pada tahun ini, CoCF telah resmi masuk ke dalam kalender eksklusif Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Penampilan ikonik dan penuh energi dari Tari Kecak Badung disaksikan secara langsung oleh Duta Budaya Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, yang hadir guna memperkuat misi promosi pariwisata dan kebudayaan daerah didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung. Acara pembukaan turut dihadiri oleh perwakilan Menteri Pariwisata RI, perwakilan Gubernur DKI Jakarta, Ketua Umum FORKAPPSI, serta jajaran tokoh budaya nasional.
Selain mementaskan seni pertunjukan tradisional yang magis, rangkaian festival berskala nasional ini juga menyuguhkan berbagai agenda menarik, mulai dari instalasi seni interaktif, pengalaman multisensori, pameran produk kerajinan tangan dan cinderamata daerah, hingga eksibisi kuliner tradisional khas dari berbagai penjuru nusantara serta mancanegara.
Duta Budaya Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan rasa bangga serta apresiasi mendalam atas performa luar biasa yang ditampilkan oleh para seniman muda Badung di panggung utama CoCF 2026.
“Tari Kecak bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan napas budaya leluhur kita yang terus hidup. Melalui ajang ini, kita tidak hanya memamerkan keindahan estetika seni Bali, tetapi juga menyampaikan pesan keragaman dan persatuan Nusantara. Semoga kehadiran Badung memperkuat posisi budaya kita di panggung nasional,” ujar Rasniathi Adi Arnawa penuh semangat.
Melalui partisipasi aktif dalam ajang bertaraf nasional ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap dapat membuka peluang kerja sama budaya dan pariwisata yang lebih luas, sekaligus semakin memperkuat citra positif Badung sebagai destinasi pariwisata dunia yang berwawasan budaya unggul dan berkelanjutan. Hb-MD



