Pemkab Jembrana Terapkan WFH dan Belajar Daring Serta Terjunkan Satpol PP Jaga Ketertiban SPBU
Bupati Kembang Hartawan Pastikan Layanan Vital Tetap Berjalan, Gandeng TNI-Polri Awasi Kelancaran Lalu Lintas dan Bagi Air Minum ke Warga

JEMBRANA, MataDewata.com | Di tengah situasi antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang melanda berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Jembrana, Pemerintah Kabupaten Jembrana mengambil langkah responsif dengan memfokuskan perhatian penuh agar sektor pelayanan publik yang bersifat vital, khususnya layanan kesehatan dan penanganan kedaruratan, dapat terus berjalan secara optimal.
Fenomena kendala distribusi energi ini dirasakan langsung oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jembrana yang harus meluangkan waktu berjam-jam untuk mengantre demi tetap bisa menjalankan kewajiban profesional mereka di kantor.
Sebagai langkah taktis guna mengurai kemacetan serta mengurangi beban kepadatan kendaraan di titik-titik SPBU, Pemkab Jembrana mengeluarkan kebijakan penyesuaian sistem kerja berupa Work From Home (WFH) bagi sebagian pegawai.
Memberlakukan sistem Pembelajaran Daring (Online) bagi para siswa sekolah yang berlangsung mulai tanggal 15 hingga 17 Oktober 2026. Di sisi lain, sejumlah ASN yang harus tetap hadir bertugas di kantor bahkan memilih menggunakan sepeda sebagai moda transportasi alternatif yang ramah lingkungan.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, selain terus intensif berkoordinasi dengan pihak berwenang dan Pertamina, juga menginstruksikan penerjunan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhubungan untuk aktif turun ke lapangan. Langkah ini diambil guna menjaga ketertiban umum, kelancaran arus lalu lintas, serta kondusivitas warga yang sedang mengantre BBM di SPBU.
“Kami dari Satpol PP berupaya ikut dan turut serta dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang antre BBM, kami juga selalu berkomunikasi dengan admin SPBU terkait situasi stok BBM yang tersedia,” ujar Kasat Pol PP Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana, saat dihubungi, Kamis (15/10/2026).
Eko Susila menambahkan bahwa jajaran Satpol PP yang bersinergi erat dengan unsur Kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan bahu-membahu mengatur alur antrean dan arus kendaraan agar tetap mengalir tertib. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengguna jalan lain tidak terganggu serta proses pengisian bahan bakar berlangsung aman tanpa potensi gesekan antarkerabat maupun warga.
Selain itu, petugas di lapangan juga turut membagikan air minum kemasan kepada masyarakat yang sabar menanti giliran di tengah cuaca terik. “Kami juga ikut membantu mengatur arus lalu lintas dan alur antrean agar rapi dan terhindar dari gangguan,” imbuhnya.
Melalui berbagai langkah taktis tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga ketenangan, mengedepankan sikap tertib, serta saling menjaga kondusivitas wilayah, sembari pemerintah terus mengawal koordinasi lintas sektoral demi penyelesaian kelangkaan BBM secara menyeluruh. Hj-MD



