Gubernur Koster Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Energi Bali Demi Jaga Pariwisata Dunia

Ingatkan Seluruh Pemangku Kepentingan Bekerja Terpadu

DENPASAR, MataDewata.com | Posisi Provinsi Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata utama dunia menuntut standar pelayanan publik yang prima dan berkelanjutan, khususnya dalam sektor penyediaan energi. Terkait dinamika distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi belakangan ini, Gubernur Bali, Wayan Koster, menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan perencanaan logistik energi di Pulau Dewata.

Menurut Gubernur Koster, gangguan distribusi yang sempat dirasakan masyarakat tidak boleh dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap aktivitas harian warga, mobilitas pekerja transportasi, kelangsungan para pelaku usaha, hingga citra sektor pariwisata Bali di mata internasional.

Baca juga :  Gubernur Bali dan Ny. Putri Koster Buka Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2023

Diingatkan seluruh instansi terkait untuk memperkuat kesiapan operasional agar persoalan serupa dapat diantisipasi secara matang di masa depan.

Dalam arahannya, Gubernur Koster mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mempererat koordinasi dan tidak bekerja secara sektoral. Sinergi antara pemerintah daerah, badan usaha milik negara, aparat penegak hukum, dan pengelola fasilitas penunjang menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan energi daerah.

Baca juga :  Bupati Adi Arnawa Resmi Buka SPB Fest #4, Dorong Pelestarian Budaya Layang-Layang Bali

β€œYang terpenting, kebutuhan masyarakat harus terpenuhi. Kita pastikan pasokannya tersedia, distribusinya dipercepat, dan pelayanan diperbaiki. Kita bekerja bersama-sama agar kondisi ini segera normal dan tidak terulang kembali,” tegas Gubernur Koster di Denpasar, Selasa (13/10/2026).

Di sisi lain, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami masyarakat Bali akibat kendala teknis pada proses bongkar muat kapal tanker sebelumnya.

Baca juga :  Digitalisasi Pemerintah Daerah Terbaik, Bali Menangkan 3 Piala TP2DD

Pihak Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperketat pemantauan distribusi di lapangan, serta memperluas cakupan layanan operasional SPBU 24 jam ke wilayah lain seperti Tabanan dan Gianyar sesuai kebutuhan. Hp-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button