Gubernur Koster Gerak Cepat Atasi Antrean SPBU, Dorong Operasional 24 Jam dan Gandeng Polda Bali
Fokuskan Pemulihan di Denpasar dan Badung, Pemprov Bali Bersama Pertamina Tambah 15 Armada Tangki Pengangkut

DENPASAR, MataDewata.com | Menyikapi antrean panjang kendaraan yang sempat terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali, Gubernur Bali, Wayan Koster, memimpin langsung langkah-langkah percepatan penanganan bersama PT Pertamina (Persero).
Pemerintah Provinsi Bali memfokuskan pemulihan distribusi di wilayah dengan tingkat mobilitas tinggi, yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
Gubernur Koster menjelaskan bahwa penanganan ini menyasar total 92 SPBU, yang terdiri atas 54 SPBU di Kota Denpasar dan 38 SPBU di Kabupaten Badung. Sebagai solusi konkret di lapangan, operasional Terminal BBM Manggis dan Pesanggaran dioptimalkan selama 24 jam penuh.
Selain itu, sejumlah SPBU strategis juga disiapkan untuk beroperasi 24 jam secara bertahap guna mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Untuk mendongkrak kapasitas suplai, Pertamina resmi menambah armada mobil tangki pengangkut BBM dari 90 unit menjadi 105 unit. Penambahan 15 armada baru ini diharapkan mampu mempercepat frekuensi pengiriman dari terminal penyimpanan menuju titik-titik SPBU yang membutuhkan pasokan mendesak.
Guna memastikan kelancaran di jalan raya, Gubernur Koster turut mengoordinasikan bantuan pengawalan dari Polda Bali bagi armada mobil tangki BBM. Pengawalan ini bertujuan memperlancar mobilitas armada, memangkas waktu tempuh perjalanan, serta menjamin distribusi logistik energi tiba tepat waktu di lokasi tujuan.
βIni bukan hanya urusan Pertamina atau satu instansi saja. Ini urusan kita bersama. Kalau kita saling melempar tanggung jawab, masyarakat yang akan kesulitan. Karena itu, kita selesaikan bersama-sama dan kita tuntaskan demi kepentingan masyarakat,β tegas Gubernur Koster. Hp-MD



