Bandara Ngurah Rai Bali Layani 6,6 Juta Penumpang pada Triwulan III 2026
Naik 16 Persen Dibandingkan Triwulan Sebelumnya

BADUNG, MataDewata.com | Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat telah melayani 6,6 juta penumpang selama periode Juli hingga September 2026 (triwulan III 2026). Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 16 persen jika dibandingkan dengan periode April hingga Juni (triwulan II 2026) yang mencatatkan pelayanan kepada 5,9 juta penumpang.
Capaian positif tersebut mencerminkan semakin tingginya minat kunjungan wisatawan ke Pulau Bali menjelang akhir tahun 2026
Atas pencapaian tersebut, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjaga komitmen penuh dalam memastikan kelancaran operasional serta kualitas pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa.
“Pergerakan penumpang selama Triwulan III menjadi salah satu indikator penting dalam melihat dinamika perjalanan udara melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Kami terus memastikan kesiapan fasilitas, personel, serta seluruh aspek operasional bandara agar dapat mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa dengan optimal,” ujar Nugroho Jati.
Dari total 6,6 juta penumpang pada triwulan III tersebut, sebanyak 4,3 juta merupakan penumpang rute internasional, sementara 2,3 juta lainnya merupakan penumpang rute domestik. Adapun pergerakan pesawat selama periode yang sama tercatat sebanyak 37 ribu pergerakan, yang mencakup 19 ribu pergerakan pesawat rute internasional dan 18 ribu pergerakan pesawat rute domestik.
Pada triwulan III pula, tercatat sebanyak 8 aktivasi penerbangan perdana atau inaugural flight di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Enam di antaranya merupakan aktivasi penerbangan domestik, yaitu rute Waingapu (WGP), Wakatobi (WNI), dan Surabaya (SUB) oleh maskapai TransNusa, serta tiga aktivasi rute Bandung (BDO) yang dilayani oleh Garuda Indonesia, Citilink, dan Super Air Jet.
Sementara itu, dua aktivasi penerbangan internasional pada triwulan III meliputi rute Beijing Daxing (PKX) oleh maskapai China Eastern Airlines serta rute Phuket (HKT) oleh maskapai TransNusa.
Kinerja operasional yang kuat selama periode JuliβSeptember 2026 tersebut turut mendongkrak akumulasi pencapaian sepanjang Januari hingga September 2026. Secara keseluruhan, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah melayani sebanyak 17,6 juta penumpang dengan rata-rata harian mencapai 64 ribu penumpang yang dilayani setiap harinya.
Dari jumlah tersebut, bandara mencatat telah memberikan pelayanan kepada 11,3 juta penumpang internasional dan 6,2 juta penumpang domestik, serta melayani total 105 ribu pergerakan pesawat yang terbagi atas 56,9 ribu pergerakan rute internasional dan 48,6 ribu pergerakan rute domestik.
Selama periode sembilan bulan pertama tahun 2026 tersebut, rute Jakarta (CGK) masih menjadi rute domestik tersibuk dengan 2,7 juta penumpang, diikuti oleh Surabaya (SUB) dengan 973 ribu penumpang, Labuan Bajo (LBJ) 446 ribu penumpang, Lombok Praya (LOP) 356 ribu penumpang, serta Makassar (UPG) sebanyak 328 ribu penumpang.
Sementara itu, rute internasional dengan jumlah penumpang terbanyak dipimpin oleh Singapura (SIN) yang melayani 2 juta penumpang, disusul Kuala Lumpur (KUL) 1,1 juta penumpang, Perth (PER) 900 ribu penumpang, Melbourne (MEL) 828 ribu penumpang, dan Sydney (SYD) sebanyak 652 ribu penumpang.
Dari sisi kunjungan kewarganegaraan, wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia masih mendominasi kedatangan di Pulau Bali dengan catatan 1,3 juta orang. Angka tersebut diikuti oleh wisman asal Cina sebanyak 474 ribu orang, India 406 ribu orang, Britania Raya 234 ribu orang, serta Korea Selatan sebanyak 226 ribu orang.
Nugroho Jati menambahkan, manajemen bandara senantiasa mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. Koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara juga terus diperkuat guna mendukung kelancaran operasional serta mengantisipasi segala perubahan pola pergerakan penumpang ke depan.
“Bandara merupakan salah satu simpul utama dari pengalaman perjalanan para wisatawan di Pulau Bali. Karena itu kami berupaya menghadirkan layanan sepenuh hati, yang tidak hanya andal secara operasional, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi setiap pengguna jasa,” imbuh Nugroho Jati. Drm-MD



